Gelandang Timnas U-23 Sudah Kenal Permainan Vietnam

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola timnas U-23 Indonesia Sani Rizki Fauzi (kiri) berebut bola dengan pesepak bola timnas U-23 Iran Mohammad Mioslemipour dalam laga persahabatan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 16 November 2019. ANTARA

    Pesepak bola timnas U-23 Indonesia Sani Rizki Fauzi (kiri) berebut bola dengan pesepak bola timnas U-23 Iran Mohammad Mioslemipour dalam laga persahabatan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 16 November 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Timnas U-23 Indonesia, Sani Rizki Fauzi, menyatakan ingin mencetak sejarah dengan menjadi juara pada final SEA Games 2019. Ia bertekad merebut medali emas di pesta olahraga dua tahunan di Asia Tenggara itu.

    "Ini kesempatan buat meraih medali karena sudah 28 tahun timnas sepak bola tidak mendapat emas. Kali ini adalah momentum yang harus disiapkan di pertandingan melawan Vietnam," kata Sani, Senin, 9 Desember 2019.

    Sani mengaku siap mempersembahkan gelar terbaik dan membawa pulang medali emas ke Indonesia. Menurut dia, masyarakat juga telah memberikan dukungan penuh sehingga rekan-rekannya harus tampil maksimal dan membawa medali emas ke Tanah Air.

    Ia mengatakan, sesuai instruksi pelatih Indra Sjafri setiap pemain harus lebih bekerja keras karena masyarakat Indonesia menaruh harapan tinggi. Secara pribadi ia tidak mengalami tekanan jelang laga final. "Pokoknya besok siap bermain dan mudah-mudahan bisa memaksimalkan pertandingan," tegas Sani.

    Mengenai kekuatan Vietnam, Sani mengatakan telah belajar dari pengalaman pertandingan sebelumnya. Dari laga penyisihan di Grup B, Sani mengenal betul karena permainan Vietnam. Menurut dia lawan bermain bagus dalam sirkulasi bola cepat. "Tapi kami harus lebih pressure dan semangat juang yang lebih lagi agar bisa memenangkan pertandingan," katanya.

    Pertandingan final sepak bola putra SEA Games 2019 antara Timnas U-23 Indonesia dan Vietnam berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa, 10 Desember 2019. Menurut jadwal, laga digelar pukul 20.00 waktu setempat atau 19.00 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?