Performa Dianggap Buruk, Persib akan Lepas Kevin Van Kippersluis

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung, Kevin van Kippersluis. (persib.co.id)

    Pemain Persib Bandung, Kevin van Kippersluis. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengatakan tidak akan mempertahankan penyerang asing Persib Kevin Van Kippersluis pada musim depan. Umuh tidak puas dengan penampilan pemain depan asal Belanda itu selama hampir setengah musim ini.

    "Kalau diteruskan di Persib, saya yakin orang sakit itu. Saya bukan intervensi, saya saran Kevin mah coret merah saja tidak diperpanjang (kontraknya)," ucap Umuh saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Selasa, 10 Desember 2019.

    Umuh mengatakan kinerja Kevin dalam mempertajam lini depan Persib nyaris tidak terlihat sama sekali. Menurut Umuh, ketika pelatih kepala Persib Robert Alberts memasang Kevin di lini depan, maka sudah tidak ada harapan bagi Persib untuk mencetak gol.

    "Mereka tidak ada harapan ketika Kevin main di depan, tukang ngajleng (lari-lari) tak jelas.Mereka akhirnya merasa main 10 orang. Sekarang saya ngomong lah tak ada masalah. Saya bukan intervensi ini mah kenyataan, hak saya untuk ngomong," katanya.

    Meski begitu, Umuh mengatakan belum membicarakan lebih jauh terkait rencananya untuk tak memperpanjang kontrak Kippersluis dengan manajemen Persib. Kontrak Kippersluis akan habis di akhir musim ini. "Enggak (belum komunikasi) ini saya baru saja ngomong," ucap dia.

    Kippersluis didatangkan Persib pada pertengahan musim Liga 1 2019. Dia menjadi satu dari tiga pemain asing yang direkrut Persib guna menggantikan pemain asing sebelumnya. Kippersluis didatangkan bersama dengan Nick Kuipers dan Omid Nazari. Pemain berusia 26 tahun itu tercatat baru mencetak 2 gol saja dari 14 kali tampil.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?