SEA Games 2019 Usai, PSSI Pulangkan Pemain Timnas U-23 ke Klub

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Pelatih Timnas U-23 Indra Sjafri, dan Pemain Timnas U-23 berfoto bersama di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, 12 Desemeber 2019. TEMPO/Irsyan

    Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Pelatih Timnas U-23 Indra Sjafri, dan Pemain Timnas U-23 berfoto bersama di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, 12 Desemeber 2019. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memulangkan pemain Timnas U-23 Indonesia ke klub masing-masing seusai menjalani tugas negara di SEA Games 2019 Filipina.

    "Tim ini kita kembalikan ke klub masing-masing. Kalau ada pertandingan yang memang (butuh) mereka, (PSSI) lakukan kembali (pemanggilan)," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, di Hotel Sultan Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019.

    Dalam pertemuan dengan para pemain serta pengurus PSSI, Iriawan menyampaikan apresiasinya terhadap para pemain yang telah berjuang maksimal di SEA Games 2019. Meskipun dalam kejuaraan itu, skuad Garuda Muda hanya meraih medali perak setelah kalah secara menyakitkan dari Vietnam 0-3 pada laga puncak.

    Ia berharap para pemain bisa terus mengembangkan potensinya di klub dan siap kembali dipanggil kapan pun. Terlebih, kata dia, mereka akan menjadi tulang punggung timnas senior Indonesia di masa depan.

    "Saya ucapkan terima kasih kepada klub yang telah memberikan atensinya, karena dari klub lah mereka berasal. Semoga klub terus melakukan pembinaan kepada para pemain," kata dia.

    Sebagai bentuk penghargaan, Iwan Bule menyatakan PSSI akan memberikan bonus bagi seluruh pemain serta pihak yang terlibat di SEA Games. Namun ia enggan menyebutkan berapa jumlah bonus yang diberikan.

    "Untuk bonus pasti. Besar kecilnya nanti kami bicarakan. Dari pertama kami akan memberikan kepada mereka yang terbaik," kata dia.

    Sebelumnya, timnas Indonesia difavoritkan mampu meraih medali emas. Apalagi melihat catatan di babak penyisihan mereka memperoleh empat kemenangan dan satu kekalahan.

    Tim Merah-Putih begitu perkasa yang mampu melumat juara bertahan Thailand 2-0, menghempaskan Singapura 2-0, menang besar atas Brunei Darussalam dan Laos.

    Menariknya, satu kekalahan yang diderita timnas di babak penyisihan yakni oleh Vietnam. Mereka menyerah 1-2. Meski begitu, capaian ini lebih baik dibanding pada SEA Games 2017 yang hanya meraih medali perunggu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?