Libas Arema FC 4-1, Persebaya Surabaya Naik ke Peringkat 3 Liga 1

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persebaya David Aparecido Da Silva melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu 8 Desember 2019. ANTARA FOTO/Moch Asim

    Pesepak bola Persebaya David Aparecido Da Silva melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu 8 Desember 2019. ANTARA FOTO/Moch Asim

    TEMPO.CO, Jakarta - Persebaya Surabaya naik ke peringkat ketiga klasemen Liga 1 2019 setelah melibas Arema FC 4-1 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis, 12 Desember 2019.

    Dalam laga ini, tim asuhan Aji Santoso bermain menekan. Mereka unggul lebih dulu gol yang diciptakan oleh Aryn Williams pada menit ke-4. Selanjutnya, David Da Silva mencetak gol kedua bagi Persebaya pada menit ke-27.

    Pada babak kedua, Diogo Campos mencetak gol tambahan pada menit ke-78. Diogo yang berdiri di depan gawang Arema sukses menyelesaikan umpan silang dari Aryn.

    Di menit tambahan atau injury time (90+2), Arema mencetak gol balasan melalui Hamka Hamzah. Gol ini berasal dari assist Ricky Kayambe.

    Namun, selang satu menit kemudian, Persebaya mencetak gol tambahan lewat David Da Silva. Kedudukan pun berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Persebaya.

    Kemenangan ini melanjutkan tren positif yang diraih Persebaya sejak ditangani oleh Aji Santoso. Dengan hasil ini, maka tim berjulukan Bajul Ijo ini mengemas lima kemenangan dan dua kali seri dalam tujuh laga terakhir di Liga 1 2019 sejak dilatih Aji.

    Hasil laga ini sekaligus membuat Persebaya Surabaya naik ke peringkat ketiga klasemen Liga 1 2019 dengan 48 poin dari 32 laga. Sementara Arema tetap di peringkat ke-10 dengan 43 poin dari 32 laga. Menyisakan dua laga, Persebaya berpeluang finis di papan atas untuk musim ini.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?