Aji Santoso: Kemenangan Persebaya Surabaya untuk Bonek

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (persebaya.id)

    Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. (persebaya.id)

    TEMPO.CO, Surabaya - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mempersembahkan kemenangan 4-1 timnya atas tim rival Arema FC dalam derby Jatim untuk Bonek. Sebelumnya Bonek memintanya membalaskan kekalahan tim kesayangannya di putaran pertama.

    "Kemenangan ini spesial saya persembahkan untuk masyarakat Surabaya, terutama Bonek," ujar dia seusai laga di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis, 12 Desember 2019.

    Gol pembuka Green Force dicetak Aryn Williams pada menit ke-4. Striker David da Silva menggandakan keunggungan (27'). Selanjutnya Diogo Campos menambah keunggulan menjadi 3-0 (78'). Bek Arema FC, Hamka Hamzah, sempat memperkecil keunggulan sebelum kemudian David da Silva mencetak gol keduanya.

    Menurut dia, keberhasilan timnya mengalahkan Arema FC karena gelandangnya berhasil mematikan gerakan gelandang-gelandang Arema, terutama Makan Konate. "Yang jelas dalam pertandingan tadi galandang saya sedikit fokus untuk tidak memberi leluasa gerakan gelandang Arema."

    Legenda hidup Persebaya itu senang melihat permainan yang dipertontonkan Ruben Sandi dan kawan-kawan. Menurut dia, empat gol yang tercipta dalam pertandingan itu melalui proses yang sangat bagus. "Saya menikmati kemenangan ini," kata Aji.

    Aji pun secara pribadi menikmati kemenangan itu karena berhasil memenuhi keinginan Bonek membalaskan kekalahan dari tim berjulukan Singo Edang tersebut. Di putaran pertama, Persebaya dibantai 0-4 di kandang Arema FC.

    Setelah membawa timnya mengalahkan Arema, pelatih yang pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia musim 1996/97 itu mengaku bakal pulang ke Malang. "Saya mau main tenis di rumah. Sudah lama enggak main tenis," ujar pelatih asal Kepanjen, Malang, itu

    Selain berhasil membalaskan kekalahan di putaran pertama, tambahan 3 poin itu membuat tim berjulukan Green Force ini naik ke papan atas klasemen Liga 1. Sempat di posisi ketiga tetapi kembali digeser oleh Persipura Jayapura. Saat ini, menempati peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Kemenangan itu melanjutkan tren positif Green Force, yakni tak pernah kalah dalam tujuh laga terakhir.

    "Mudah-mudahan kami bisa memaksimalkan sisa dua pertandingan," kata mantan pelatih Persela Lamongan tersebut. Persebaya memang masih menyisakan dua laga, yakni melawan Persija Jakarta (tandang) dan Badak Lampung FC (kandang).

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?