Badak Lampung Terdegradasi, Pelatih Persib: Mereka Main Lepas

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Perseru Badak Lampung FC Marquinhos Vidal (kiri) berebut bola dengan pemain Arema FC Jayus Haryono (kanan) pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Jumat 1 November 2019. ANTARA FOTO/Ardiansyah

    Pesepak bola Perseru Badak Lampung FC Marquinhos Vidal (kiri) berebut bola dengan pemain Arema FC Jayus Haryono (kanan) pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Jumat 1 November 2019. ANTARA FOTO/Ardiansyah

    TEMPO.CO, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengatakan tak mau leha-leha dan berharap anak asuhnya menampilkan permainan terbaik saat menjamu Perseru Badak Lampung FC dalam laga pekan 33 Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 16 Desember 2019.

    Pelatih dari Belanda itu mengatakan peluang Persib untuk bisa menempati peringkat kedua klasemen akhir Liga 1 2019 cukup terbuka lebar. Namun, kata dia, syaratnya Persib bisa mendulang dua kali kemenangan dari dua laga sisa termasuk saat menjamu Badak Lampung.

    "Pada prinsipnya juara sudah diketahui dan tiga tim yang harus degradasi juga. Namun yang masih perlu diingat adalah siapa tim yang akan menjadi runner-up. Kami masih punya kesempatan untuk menjadi peringkat kedua jika bisa mendapatkan enam poin," kata Robert di Bandung, Minggu, 15 Desember 2019.

    Badak lampung memang sudah tak memiliki kesempatan untuk bisa keluar dari zona degradasi. Pasalnya, Bojan Malisic dan kawan-kawan tak bisa mengejar ketertinggalan poin dari pesaingnya di papan bawa klasemen Liga 1.

    Meski begitu, Robert mengaku enggan menganggap enteng Badak Lampung. Justru, kata dia, lawan Persib kali ini akan bermain lebih terbuka dan tanpa beban lantaran sudah dipastikan degradasi.

    "Pemain mereka kini lebih rileks karena sudah tidak ada lagi yang ditargetkan. Justru itu yang menjadi bahaya bagi kami jika kami tidak bersiap untuk mengalahkan mereka. Jika kami tidak bermain dengan kuat sejak awal, kami bisa dalam bahaya," ucapnya.

    Robert memang sudah paham dengan gaya permainan Badak Lampung yang lebih banyak mengandalkan permainan cepat melalui umpan-umpan panjang ke depan. Anak asuhnya diminta bermain ngotot sejak dimulainya pertandingan. Pasalnya, lini belakang Badak Lampung pun selalu rapat dan sulit ditembus penyerang lawan.

    "Saya pikir Badak Lampung masih akan memainkan gaya bermain yang sama dengan sebelumnya. Mereka bermain dengan rapat di belakang dan banyak memainkan long ball, umpan panjang ke lini depan saat menyerang," ujarnya.

    Persib kini menghuni peringkat ketujuh klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 45 poin. Sedangkan Badak Lampung kini menempati peringkat 16 klasemen dan dipastikan terdegradasi ke Liga 2 lantaran sudah tak mampu lagi mengejar perolehan poin peringkat 15 yang ditempati Persela Lamongan. Badak Lampung terpaut 7 poin dari Persela.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.