Kalahkan Arema-Persija, Bonek Konvoi Sambut Skuad Persebaya

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter Persebaya Surabaya alias bonek. ANTARA/Zabur Karuru

    Suporter Persebaya Surabaya alias bonek. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Surabaya - Ribuan suporter Persebaya Surabaya, Bonek, melakukan konvoi menyambut kedatangan tim kesayangannya di Surabaya, Rabu sore, 18 Desember 2019. Penyambutan itu dilakukan setelah Green Force, julukan Persebaya, mengalahkan tim rival Persija Jakarta sehari sebelumnya.

    Dengan mengendarai sepeda motor, Bonek dan Bonita bergerombol menunggu kedatangan bus yang membawa pemain Persebaya dari Bandara Internasional Juanda. Selanjutnya mereka mengiringi bus pemain menuju tempat tinggal pemain di Apartemen Marina.

    Dari pantauan Tempo, konvoi Bonek memenuhi dua jalur Jalan Ahmad Yani yang dilalui menuju Apartemen Marina di Jalan Margerejo. Sepanjang jalan, mereka membuyikan klakson dan menyalakan flare. Sambutan dari masyarakat di pinggir jalan membuat konvoi semakin meriah.

    Yoga, salah satu Bonek yang ikut konvoi, mengungkapkan penyambutan dilakukan karena Ruben Sanadi dan kawan-kawan berhasil mengalahkan dua tim rival, yakni Arema FC (4-1) dan Persija Jakarta (2-1). "Kemenangan atas dua tim rival itu seperti juara tanpa piala," katanya.

    Hal senada diungkapkan Andi dari komunitas Bonek Angker. Dia pun berharap Bajul Ijo, julukan lain Persebaya, bisa mengakhiri Liga 1 2019 dengan finis di posisi peringkat kedua  agar bisa bermain di Piala AFC 2010. "Semoga di pertandingan terakhir lawan Badak Lampung FC menang."

    Kapten Persebaya, Ruben Sanadi, mengatakan penyambutan yang dilakukan Bonek sangat luar. "Ini menjadi hal positif bagi kami," ujarnya. Penyambutan itu, kata dia, menambah semangat tim untuk memberi kado manis di pertandingan terakhir lawan Perseru Badak Lampung FC.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.