Analisis Harry Kewell Soal Performa Liverpool Saat Van Dijk Absen

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liverpool. Reuters

    Liverpool. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti apa kualitas permainan Liverpool saat menang 2-1 atas klub Meksiko Monterrey pada semifinal Piala Dunia Antarklub? Hal itu menarik ditelaah karena sejumlah akrobat yang dilakukan pelatih Jurgen Klopp dalam timnya.

    Virgil van Dijk absen di laga itu karena sakit. Bek tengah lain, Dejan Lovren dan Joel Matip, juga tak tampil karena cedera. Klopp kemudian memasang Jordan Henderson, berduet dengan Joe Gomez di lini belakang timnya.

    Klopp melukiskan pertandingan itu dengan kalimat, "Menurut saya para pemain tampil luar biasa karena kami memiliki sejumlah hal yang aneh. Itu merupakan lini tengah paling ofensif yang pernah saya turunkan untuk pertandingan kompetitif, kemudian Hendo (Jordan Henderson) dan Joe Gomez berpasangan sebagai bek tengah."

    Bagi mantan gelandang Liverpool asal Australia, Harry Kewell, Liverpool tampil tak meyakinkan. Mereka terlihat tidak nyaman harus bermain tanpa Van Dijk.

    "Saat saya menyaksikan Liverpool, saya melihat Virgil terus-terusan berbicara dengan semua orang di sekelilingnya. Dia selalu berkomunikasi dengan semua full back dan orang-orang di depan dia," kata Kewell kepada BBC Sport seperti dikutip Reuters.

    Kewell melanjutkan, "Ya orang memang membicarakan dia sebagai bek hebat karena dia bisa menenangkan di belakang dan nyaman membawa bola, tapi tugas pertama bek adalah bertahan, dan dalam kasus Van Dijk, adalah juga mengorganisir seluruh pertahanannya."

    Absennya Van Dijk sangat terasa dalam laga semifinal itu. "Itulah yang paling hilang dari Liverpool saat melawan Monterrey. Tidak ada yang memiliki visi pertahanan atau kemampuan meredam bahaya seperti dia punya," kata Kewell.

    Tim asuhan Jurgen Klopp akan ditantang klub Brasil Flamengo pada final Sabtu atau Ahad dinihari WIB. Final itu akan menjadi ulangan Piala Intercontinental 1981 ketika tim yang diinspirasi Zico membabat Liverpool 3-0 di Tokyo. "Jelas mereka butuh dia (Van Dijk) kembali masuk tim untuk melawan Flamengo -- jika dia bugar, Liverpool akan tenang dan nyaman di belakangan dan semua orang akan jauh lebih tenang," kata Kewell.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.