Mikel Arteta Tak Perhitungkan Kesalahan Masa Lalu Pemain Arsenal

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. arsenal.com

    Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. arsenal.com

    TEMPO.CO, JakartaMikel Arteta yang kini menjabat sebagai pelatih kepala Arsenal menegaskan dirinya tidak akan memperhitungkan kecerobohan masa lalu pemain setelah pengangkatannya. "Dengan saya, para pemain memiliki catatan yang bersih," ujarnya.

    "Saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka tidak akan dihakimi atas hal-hal yang mereka lakukan di masa lalu, apakah itu negatif atau positif," kata Arteta menekankan.

    Sebelumnya, pelatih kepala sementara Arsenal, Freddie Ljungberg mengkritik perilaku Mesut Ozil setelah dia diganti ketika timnya kalah 3-0 dari Manchester City awal bulan ini.

    Ketika itu, gelandang itu berjalan dari lapangan sebelum melepas sarung tangannya dan menendangnya dengan frustasi. Hal itu mendorong Ljungberg untuk memutuskan Ozil tidak dibawa ke Everton sebagai hukuman dari tindakannya itu.

    Arteta menegaskan ia berharap para pemain Arsenal tampil dan berada dalam pola pikir yang benar setiap hari. Jika mereka melakukannya, kata dia, para pemain akan memiliki kesempatan untuk bermain. Sebaliknya, jika tidak, dia melanjutkan, mereka tidak akan melakukannya.

    Setelah penetapannya sebagai pelatih kepala Arsenal, Arteta tidak langsung mendampingi timnya saat bermain menghadapi tuan rumah Everton pada Sabtu lalu. Ketika itu, mantan kapten Arsenal itu menyaksikan dari tribun penonton.

    Ia merasa senang melihat peningkatan sikap para pemain saat bertanding meski rekor mereka hanya satu kemenangan dalam 13 laga terakhir. "Mereka jauh lebih berkomitmen. Saya pikir kami memiliki jenis agresi yang berbeda setiap kami kehilangan bola," ujarnya.

    "Saya pikir bahasa tubuh jauh, jauh lebih baik daripada dalam beberapa pertandingan terakhir. Saya pikir mereka bermain dengan lebih semangat," dia menilai.

    "Jelas ada beberapa hal untuk ditingkatkan tetapi tidak dapat dinegosiasikan. Mereka harus ada skema untuk setiap pertandingan dan setiap sesi pelatihan," katanya.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.