Solskjaer Akui Manchester United Ingin Mencapai Level Liverpool

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer dan beberapa pemain di akhir laga Liga Eropa melawan Astana di Nur-Sultan, Kazakhstan, 28 November 2019. Tim Setan Merah terpaksa takluk 1-2 di tangan FC Astana, klub Kazakhstan, dalam lanjutan Liga Europa pekan kelima. REUTERS/Pavel Mikheyev

    Ekspresi pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer dan beberapa pemain di akhir laga Liga Eropa melawan Astana di Nur-Sultan, Kazakhstan, 28 November 2019. Tim Setan Merah terpaksa takluk 1-2 di tangan FC Astana, klub Kazakhstan, dalam lanjutan Liga Europa pekan kelima. REUTERS/Pavel Mikheyev

    TEMPO.CO, Jakarta - Ole Gunnar Solskjaer iri terhadap Liverpool. Ia pun mengakui timnya, Manchester United, belum mencapai tingkat yang dia harapankan.

    Solskjaer telah menangani United selama setahun. Awalnya ia menjadi pelatih kepala sementara sebelum dipermanenkan. Menjelang Natal, tim asuhannya berada di peringkat kedelapan klasemen Liga Inggris.

    Perolehan poin Manchester United terpaut 24 dari pemuncak klasemen, Liverpool. Berselisih 7 poin dari Chelsea yang kini di peringkat keempat.

    Liverpool sepertinya akan mengakhiri penantian selama 29 tahun untuk supremasi domestik setelah dinobatkan sebagai juara Eropa dan dunia selama tujuh bulan terakhir. Pasukan Jurgen Klopp kini menjadi standard sepak bola Inggris.

    Solskjaer mengakui 12 bulan pertamanya di United belum memenuhi harapannya. "Kami sedang menjalani musim. Kami tahu musim ini akan menjadi musim pasang surut dan musim ini akan digunakan untuk menemukan tim dan skuad untuk musim depan," kata mantan pemain Manchester United ini.

    "Mudah-mudahan, jika kami dapat mempercepat proses ini dengan mendapatkan hasil lebih banyak, saya berharap kami lebih konsisten, pasti lebih berpengalaman dan belajar dari kemunduran ini," ujarnya. "Saat ini kami sedikit jauh di belakang daripada yang saya harapkan."

    Ditanya bidang apa yang ingin dia tingkatkan, Solskjaer menjawab, "Kami ingin menjadi tim yang bisa melaju dan mendominasi tim."

    "Butuh berapa tahun bagi Liverpool untuk sampai ke tempat itu dan kami harus terus membangun karena di situlah kami ingin mencapai," tutur Solskjaer.

    "Kami bagus dalam serangan balik, kami punya kecepatan, pemain yang cepat, kami harus selalu menjaga itu karena itu dalam masa transisi kami. Sekarang kami harus lebih baik dalam memecahkan blok yang lebih rendah," dia menambahkan.

    Solskjaer juga menyinggung soal penampilan timnya ketika kalah 2-0 di kandang Watford. "Kami menciptakan banyak peluang menjelang akhir, tetapi setiap kali kami kehilangan itu, ada serangan balik, jadi kami perlu menguncinya lebih banyak dan lebih baik dalam menghentikan serangan balik - di situlah tim ini akan belajar dan tumbuh, saya yakin kami akan melihat peningkatan di musim ini dan mudah-mudahan untuk tahun depan," katanya.

    Manchester United saat ini tengah bersiap menyambut Newcastle ke Old Trafford pada Boxing Day. Solskjaer menginstruksikan timnya untuk bermain sabar dan mencoba bermain ketat. "Akan sulit untuk menghancurkan mereka," katanya.

    "Saya berharap kami akan menguasai permainan. Kami kecewa memiliki lebih dari 70 persen di sana ketika kami kalah," Solskjaer menambahkan.

    Ia mencatat hal baik dari timnya untuk musim ini adalah kemauan melakukan reaksi setelah mendapatkan hasil buruk. Tetapi timnya belum bisa bermain konsisten.

    FOX SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?