Prediksi Everton vs Burnley, Moise Kean Berpeluang Dimainkan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Everton,Moise Kean. REUTERS

    Penyerang Everton,Moise Kean. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Boxing Day menjadi ajang nan cantik kembalinya Carlo Ancelotti di Liga Primer Inggris. Malam ini, Ancelotti akan memimpin Everton menjamu Burnley di Goodison Park.

    Ancelotti pernah menangani Chelsea pada 2009-2011 dengan hasil tiga trofi, yakni Liga Primer, Piala FA, dan Community Shield. Sesuai dengan kontrak, Ancelotti akan menangani Everton hingga 2024.

    Kedatangan Ancelotti memang menarik minat penikmat sepak bola Inggris. Maklum, pelatih berusia 60 tahun itu adalah salah satu pelatih senior yang paling sukses.

    Sungguh menarik untuk melihat bagaimana cara Don Carletto—sapaan Ancelotti—menyelamatkan Everton, yang saat ini berada di posisi ke-15 papan klasemen sementara Liga Primer.

    Belum juga bertanding, Ancelotti sudah digoyang isu pembelian Zlatan Ibrahimovic. Pemain berusia 38 tahun itu digosipkan masuk radar belanja Ancelotti pada bursa transfer musim dingin 2020. Ibra, yang kini berstatus tanpa klub, bisa dengan mudah diboyong ke Goodison Park.

    Namun mantan pelatih AC Milan itu membantah kabar tersebut. Dia tak tertarik dengan Ibra. Musababnya, Ancelotti sudah punya rencana memainkan penyerang muda Moise Kean. Bukan rahasia lagi bahwa Ancelotti mengagumi penyerang berusia 19 tahun itu.

    "Musim lalu, saat saya masih melatih Napoli dan Kean main di Juventus, saya sudah mencoba membeli dia (Kean). Namun nyatanya saya harus kecewa karena Kean memilih Everton," kata mantan Manajer Bayern Muenchen itu.

    Seperti sudah berjodoh, kini Ancelotti yang menyusul Kean ke kubu Merseyside biru. Bagi Ancelotti, Kean adalah bakal berlian. Hanya butuh waktu dan cara menggosok yang benar untuk bikin Kean berkilau di lini depan Everton.

    "Dia sudah berkali-kali menunjukkan kualitas bintangnya saat masih bersama Si Nyonya Tua," ujar Ancelotti.

    Sejumlah media Inggris dan lembaga statistik sepak bola meramalkan nasib Kean bakal cerah di bawah asuhan Ancelotti. Bisa jadi Kean bakal sering bermain bersama Everton. Termasuk dalam laga Boxing Day nanti malam, Kean diprediksi bakal tampil dalam skema 4-4-2 dan berduet dengan Richarlison.

    Sebelum Ancelotti datang, kondisi Kean cukup sulit. Dua manajer sebelumnya, yakni Marco Silva dan Duncan Ferguson, tak memberi dia banyak menit bermain. Buktinya, dalam 18 pekan laga di Liga Primer, Kean tercatat baru dua kali bermain sejak menit pertama. Sisanya, ia tampil 11 kali sebagai pemain pengganti dan lima kali duduk di bangku cadangan.

    Hal yang paling menyedihkan terjadi dalam laga melawan Manchester United di Old Trafford, 15 Desember lalu. Saat itu, Kean bermain sebagai pemain serep pada menit ke-70, tapi pelatih Ferguson menariknya keluar di menit ke-89.

    Ada yang bilang keputusan Ferguson itu seperti mempermalukan Kean. Ferguson sendiri sudah menjelaskan bahwa keputusan itu adalah murni urusan taktik. "Saya tak ada masalah pribadi dengan Kean," kata mantan penyerang Everton itu.

    Namun ada pula suara fan Everton yang menganggap Kean memang layak diganti karena penampilannya jauh dari kata tajam. Ya, dalam 16 kali kesempatan tampil di semua kompetisi, mantan pemain Hellas Verona itu belum bisa mencetak gol. Ia tercatat baru bisa bikin satu umpan.

    Ancelotti pun tak khawatir akan statistik performa Kean. Menurut dia, sangat wajar jika Kean belum bisa menemukan ritmenya. "Dia butuh adaptasi. Bukan perkara mudah dia pindah ke kompetisi sekeras Liga Primer," ucap Ancelotti.

    Dia pun sudah punya cara dan rencana untuk mengurus Kean. Menurut dia, sewajarnya pemain belia, butuh cara khusus untuk menangani Kean.

    "Intinya, Everton dan Kean harus bersabar. Memang butuh waktu. Nanti juga akan muncul kualitas dia yang sebenarnya," tutur mantan Manajer AC Milan itu.

    THE SUN | GOAL | INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.