PSS Sleman: Sejumlah Pemain Sudah Teken Kontrak Tetap Bertahan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PSS Sleman. Instagram

    PSS Sleman. Instagram

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Manajemen PSS Sleman tak berleha leha usai berakhirnya musim kompetisi Liga 1 2019. Ketua Eksekutif PSS Sleman, Fatih Chabanto, memastikan jika pihaknya saat ini sudah intens memburu pemain yang akan memperkuat Super Elang Jawa pada musim kompetisi 2020.

    Tak main-main, dari sekitar 16 nama pemain yang direkomendasikan tim pelatih PSS Sleman untuk dipertahankan baik asing maupun atau lokal, Fatih menyatakan sesetengahnya sudah pasti mencapai kata sepakat alias diperpanjang kontraknya musim depan.

    "Sudah 50 persen (pemain yang direkomendasikan dipertahankan) yang tanda tangan (setuju)," ujar Fatih Kamis 26 Desember 2019.

    Sedangkan sisa pemain lainnya yang direkomendasikan itu, ujar Fatih, masih memikirkan dan mendiskusikannya dengan keluarga masing masing.

    "Yang lainnya ada yang mau merembug (kontrak dan tawaran gajinya) dengan orangtua mereka, bicara dengan keluarganya, jadi masih membahasnya dulu," ujar Fatih. Ada pula pemain yang masih belum memastikan karena sedang menjalani libur Natal dan tahun baru.

    Fatih sendiri optimistis jika pada Januari 2020 nanti sudah ada kesepakatan  para pemain rekomendasi itu dengan manajemen PSS Sleman. Fatih mengatakan karena sudah menjadi rekomendasi pelatih, pihaknya juga tetap berkomunikasi intesn dengan para pemain yang belum teken kontrak itu.

    Lantas siapa saja pemain rekomendasi pelatih yang dipertahankan itu dan sudah teken kontrak? Fatih belum bersedia membeberkannya rinci.

    Hanya saja untuk pilar asing yang musim 2019 ini membela Elang Jawa hingga mengantar PSS mencapai peringkat delapan dari 18 tim Liga 1 2019 termasuk yang dikabarkan kuat sudah sepakat. Mereka yakni Alfoso de la Cruz, Yevhen Bhokashvili, dan Guilherme Batata.

    Adapun nasib mesin gol PSS asal Argentina, Brian Fereira, yang mengakhiri musim kompetisi lebih awal karena cedera, kemungkinan besar tak akan berseragam PSS lagi musim depan karena tak masuk dalam rekomendasi 16 nama yang dipertahankan.

    Direktur Operasional dan Pengembangan PSS Sleman, Hempri Suyatna, mengatakan Brian tak masuk rekomendasi tim pelatih kemungkinan karena cedera panjang yang menimpanya sehingga butuh pemulihan ekstra.

    "Jadi kemungkinan memang akan cari pemain baru (mengisi pos Brian), kami tunggu saja rekomendasi tim pelatih," katanya.

    Saat ini, ujar Hempri, manajemen PSS Sleman juga sudah mendapatkan juga banyak tawaran pemain baik asing dan lokal demi mengisi posisi gelandang serang yang ditinggalkan Brian.

    "Banyak tawaran pemain asing dan lokal untuk posisi gelandang serang namun belum ada yang kami tindak lanjuti sebelum ada rekomendasi coach Seto (Nurdiyantoro)," katanya.

    Brian terpaksa mengakhiri Liga 1 2019 lebih cepat lantaran cedera saat PSS Sleman tandang lawan Persija Jakarta pada Oktober 2019 silam. Pemain yang sukses mencetak 9 gol dan 5 umpan akurat dari 20 penampilan bersama PSS Sleman  itu divonis dokter harus istirahat total beberapa bulan untuk menyembuhkan luka robek di ulu hati nya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.