Eks Pemain Asing PSS Sleman Berlabuh ke Madura United

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang PSS Sleman, Brian Ferreira. (liga-indonesia.id)

    Gelandang PSS Sleman, Brian Ferreira. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain asing PSS Sleman, Brian Ferreira, berlabuh ke Madura United. Tim berjulukan Laskar Sape Kerrab secara resmi mendatangkan Ferreira setelah merekrut Zah Rahan Krangar.

    Pengumuman soal bergabungnya Ferreira disampaikan klub melalui akun Instagram resmi Madura United, Minggu, 29 Desember 2019.

    Menurut pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, perekrutan Brian telah melewati diskusi panjang dengan manajemen meski pemain itu sempat mengalami cedera panjang kala bermain bersama PSS Sleman.

    "Kami diskusi panjang dengan tim pelatih dan menajemen klub untuk pemain asing Asia. Brian Ferreira adalah pemain yang dibutuhkan dalam tim ini. Secara teknis kesepakatan dengan Brian Ferreira sudah selesai," kata pelatih yang akrab disapa RD ini.

    Madura United menunjuk Rahmad Darmawan sebagai pelatih utama untuk mengarungi musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2020. (Foto: Antara)

    Kala bermain bersama PSS, Brian mencatatkan 20 penampilan dengan mengoleksi sembilan gol dan lima asis. Namun, menjelang kompetisi berakhir, pemain berpaspor Irak tersebut harus mengalami cedera yang membuatnya absen sampai akhir musim.

    Brian mengalami cedera ulu hati setelah bertabrakan dengan pemain Persija Jakarta, Sandi Sute. Saat kedua tim bertemu pada pekan ke-24 Liga 1 2019.

    Selain mendatangkan Brian Ferreira dan Zah Rahan, RD juga akan mendatangkan pemain timnas U-23. Namun RD masih menutup rapat perihal nama pemain tersebut.

    Sementara itu, bek asing asal Australia Ante Bakmaz tidak diperpanjang kontraknya oleh manajemen Madura United untuk kompetisi musim depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.