Bali United Pertahankan Yabes dan Taufiq

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Bali United, Stefano Cugurra dan asisten pelatih, Eko Purdjianto mengangkat piala juara Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 22 Desember 2019. Namun Bali United kalah 0-2 dari Madura United dalam pertandingan penutup Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. TEMPO/Johannes P. Christo

    Pelatih Bali United, Stefano Cugurra dan asisten pelatih, Eko Purdjianto mengangkat piala juara Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 22 Desember 2019. Namun Bali United kalah 0-2 dari Madura United dalam pertandingan penutup Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara Liga 1 Indonesia 2019, Bali United, nampaknya tidak banyak melakukan perubahan pemain menyambut musim baru 2020. Mereka telah memastikan memperpanjang kontrak lima pemain lokalnya. 

    Terbaru ialah pemain sayap, Yabes Roni, dan gelandang bertahan Muhammad Taufiq. Sebelumnya, klub telah memperpanjang sembilan pemain utama. Mereka adalah Ricky Fajrin, Dias Angga Putra, Michael Orah. Lalu ada Wawan Hendrawan, Gunawan Dwi Cahyo, Leonard Tumpamahu. Kemudian Fadil Sausu, Willian Pacheco, dan Kadek Agung.

    Presiden klub Bali United, Yabes Tanuri, menyatakan tenaga Roni dan Taufiq masih dibutuhkan oleh tim untuk mengarungi Liga 1 dan Liga Champions Asia. "Tim pelatih masih membutuhkan mereka untuk menjalani berbagai pertandingan di tahun 2020 nanti," kata Yabes Tanuri.

     

    Bali United termasuk klub yang aktif dalam bursa transfer pemain. Apalagi mereka akan berlaga di babak penyisihan Liga Champions Asia, sehingga membutuhkan kedalaman skuad. Sejauh ini baru tiga pemain baru yang bergabung bersama tim berjuluk Serdadu Tridatu, yakni Hariono, Gavin Kwan Asdit, serta Nadeo Argawinata.

    Sementara pemain yang tersisih sudah mencapai enam orang. Mereka adalah Mochammad Dicky, Putu Pager Wirajaya, Nyoman Sukarja, Aldino Herdianto, Ahmad Maulana, dan I Nyoman Adi Parwa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.