PSIS Semarang Resmi Tunjuk Dragan Dukanovic Jadi Pelatih

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter PSIS Semarang memberikan dukungan pada pertandingan lanjutan Liga 1 melawan Bhayangkara FC di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 21 Desember 2019. Pada pertandingan tersebut Bhayangkara FC menang dengan skor 3-2. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Suporter PSIS Semarang memberikan dukungan pada pertandingan lanjutan Liga 1 melawan Bhayangkara FC di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 21 Desember 2019. Pada pertandingan tersebut Bhayangkara FC menang dengan skor 3-2. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Semarang - PSIS Semarang resmi menunjuk Dragan Dukanovic menjadi pelatih kepala untuk mengarungi kompetisi tahun ini. Sebelumnya, di ujung kompetisi Liga 1 2019, Dragan telah bergabung dengan PSIS menjabat sebagai direktur teknik.
     
    Diangkatnya Dragan menjadi pelatih kepala PSIS menggeser posisi peracik taktik sebelumnya, Bambang Nursiansyah. "Dragan sudah resmi ditunjuk menjadi pelatih PSIS," ungkap CEO PSIS Yoyok Sukawi melalui pesan singkat, Rabu, 1 Januari 2019.
     
    Yoyok menyebut pelatih asing tersebut diikat kontrak selama satu musim untuk menukangi tim berjuluk Mahesa Jenar itu. Kepastian ditunjuknya Dragan sebagai pelatih juga terlihat dari unggahan akun instagram PSIS.
     
    Kini, nasib Banur di klub kebanggaan warga Semarang tersebut belum ditentukan. Banur menduduki posisi pelatih PSIS menggantikan Jafri Sastra yang didepak di tengah kompetisi Liga 1 2019. "Nasib Banur di PSIS belum diputuskan," ujar Yoyok.
     
    Dragan merupakan pelatih berkebangsaan Montenegro. Sebelumnya pria berumur 50 tahun itu pernah membesut klub Liga 1 Indonesia lainnya yaitu Borneo FC pada 2016 sampai 2017.
     
    JAMAL A. NASHR

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.