Terdegradasi ke Liga 2, Kalteng Putra Janji Lunasi Gaji Pemain

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Kalteng Putra Da Conceicao Hedipo Gustavo (kiri) melakukan selebrasi bersama rekan timnya usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Ahad, 25 Agustus 2019. ANTARA/Rendhik Andika

    Pesepak bola Kalteng Putra Da Conceicao Hedipo Gustavo (kiri) melakukan selebrasi bersama rekan timnya usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Ahad, 25 Agustus 2019. ANTARA/Rendhik Andika

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Kalteng Putra memastikan akan tetap membayar gaji dan hak pemain hingga lunas meski klub ini sudah terdegradasi dari Liga 1.

    "Pada intinya apapun yang berkaitan dengan Kalteng Putra, baik itu masalah utang serta lain sebagainya, kami tetap bertanggung jawab. Terutama masalah gaji pemain tetap akan dibayarkan," kata pemilik klub Kalteng Putra Agustiar Sabran melalui perwakilan manajemen Hasanuddin di Palangka Raya, Rabu.

    Tidak dirincikan berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk melunasi gaji pemain. Namun Hasanuddin meyakinkan bahwa pemilik klub tetap bertanggung jawab menunaikan kewajiban terhadap pemain.

    Dia mengatakan, masa kontrak pemain sebenarnya berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, tetapi manajemen memberikan kebijakan sehingga pemain dapat pulang lebih awal.

    "Untuk pemain, baik yang keluar negeri maupun dalam negeri, diselesaikan sebelum Natal," ucapnya.

    Sekedar diketahui, tim kebanggaan masyarakat Kalteng yang memiliki julukan 'Laskar Isen Mulang' pada 2020 ini akan bermain di Liga 2, setelah turun kasta dari Liga I Indonesia musim 2019.

    Hanya saja untuk musim ini, belum ada kepastian apakah tim ini ikut berkompetisi atau tidak. Manajemen sedang membahas masalah ini dengan pemegang saham klub berlambang burung Enggang Borneo tersebut.

    "Salah satu hal yang dibicarakan adalah berkaitan ikut tidaknya tim ini pada kompetisi Liga 2 pada 2020 yang biasanya bergulir pada Maret atau April," kata dia.

    Menurut Hasanuddin, jika nantinya tim ini diputuskan berlaga di Liga 2, maka perjalanan selama kompetisi di Liga 1 musim 2019 akan menjadi bahan evaluasi pihaknya, baik dari sisi manajemen, pengurus serta pemain.

    "Harapan dari pemilik klub, ke depannya seandainya ada kesepakatan pemegang saham dan kalau tetap memegang klub di Liga 2 nantinya, maka segera dilakukan evaluasi untuk perbaikan demi kemajuan klub," kata Hasanuddin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.