Bursa Transfer Serie A: Genoa Pulangkan Perin dari Juventus

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper timnas sepak bola Italia Mattia Perin lakukan pemanasan saat sesi latihan di Coverciano pusat pelatihan dekat Florence, Italia (21/5). Latihan tersebut dilakukan untuk persiapan jelang piala dunia serta kekompakkan tim. REUTERS/Giampiero Sposito

    Kiper timnas sepak bola Italia Mattia Perin lakukan pemanasan saat sesi latihan di Coverciano pusat pelatihan dekat Florence, Italia (21/5). Latihan tersebut dilakukan untuk persiapan jelang piala dunia serta kekompakkan tim. REUTERS/Giampiero Sposito

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa transfer pemain di Liga Itali diwarnaii kepindahan kiper Mattia Perin dari Juventus ke klub lamanya Genoa. Selain Perin, Genoa juga mendaangkan gelandang Valon Behrami serta penyerang Mattia Destro.

    Kesepakatan perpindahan Perin diumumkan oleh laman resmi Juventus maupun Genoa pada Kamis malam WIB berstatus pemain pinjaman.

    Perin sebelumnya pernah membela Genoa pada 2013-2018 sebelum akhirnya dibeli Juventus.

    Belakangan posisi Perin di skuat Juventus kian tersingkirkan menyusul kepulangan Gianluigi Buffon pada awal musim 2019/20. Bahkan Perin sampai saat ini hanya menjadi penghangat bangku cadangan di kubu besutan Maurizio Sarri tersebut.

    Kepulangan Perin menjadi pertanda keseriusan Genoa untuk bangkit di bawah arahan manajer ketiga mereka musim ini Davide Nicola yang baru ditunjuk pada akhir Desember lalu.

    Selain Perin, Behrami juga pulang ke Genoa secara cuma-cuma setelah menanggalkan kontraknya di klub Swiss, Sion, dua bulan lalu.

    Destro juga kembali ke Genoa sebagai pemain pinjaman dari Bologna dan dijadwalkan akan menjalani tes medis untuk menuntaskan kepindahannya.

    Genoa saat ini terpuruk sebagai juru kunci klasemen Liga Italia Serie A dengan koleksi 11 poin dan terpaut empat poin dari zona aman.

    Pelatih Nicola bakal menjalani debutnya bersama Genoa pada Senin dinihari (6 Januari) WIB kala menjamu Sassuolo di Luigi Ferraris.

     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.