Di Balik Menghilangnya Gelandang Manchester United Paul Pogba

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester United, Paul Pogba berduel dengan pemain Huddersfield Town, Juninho Bacuna dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion John Smith, Huddersfield, 5 Mei 2019. Dengan hasil seri ini Manchester United gagal lolos ke Liga Champions. Action Images via Rceuters/Jason Cairnduff

    Gelandang Manchester United, Paul Pogba berduel dengan pemain Huddersfield Town, Juninho Bacuna dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion John Smith, Huddersfield, 5 Mei 2019. Dengan hasil seri ini Manchester United gagal lolos ke Liga Champions. Action Images via Rceuters/Jason Cairnduff

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester United kalah di Stadion Emirates, kemarin. Tim berjulukan Setan Merah itu keok dengan skor 0-2 dari tuan rumah, Arsenal. Dua gol tersebut dibikin oleh Nicolas Pepe dan Sokratis Papastathopoulos pada babak pertama.

    Jika melihat statistik pertandingan, United bisa mengimbangi Arsenal. Keduanya punya ball position yang nyaris sama. United dan Arsenal sama-sama bikin empat peluang gol dalam 10 serangan.

    Meski kecewa, Manajer United Ole Gunnar Solskjaer menerima kekalahan tersebut. Menurut pelatih berkebangsaan Norwegia itu, pasukannya memang tak layak menang.

    "Anak-anak bermain teramat lambat dalam hal apa pun. Membawa bola, menyerang, dan bertahan," kata Solskjaer.

    Lagi-lagi United bikin fan mereka kecewa. Padahal dalam dua laga sebelumnya mereka sanggup membuai suporter dengan kemenangan 4-1 atas Newcastle United dan 2-0 atas Burnley.

    Fan juga ramai mempertanyakan keberadaan gelandang termahal United, Paul Pogba. Pemain berusia 26 tahun itu tak tampak batang hidungnya di lapangan dan bangku cadangan Stadion Emirates, kemarin.

    Sebenarnya Pogba juga tak tampak saat United bertamu ke markas Burnley dalam laga sebelumnya. Padahal Pogba sudah tampak bugar setelah mengalami cedera pergelangan kaki yang cukup panjang.

    Pria berkebangsaan Prancis itu sempat dua kali tampil sebagai pemain pengganti saat United melawan Watford dan Newcastle pada Ahad dan Jumat pekan lalu.

    Walhasil, kini menjadi misteri di mana Pogba berada dan mengapa ia tak membela United. Terlebih dalam laga penting melawan The Gunners.

    Solskjaer buka suara. Pelatih berusia 46 tahun itu menyebutkan bahwa Pogba harus menepi lantaran cedera pergelangan kakinya kumat lagi. Solskjaer mengatakan kondisi cedera mantan pemain Juventus itu sungguh pelik.

    Tim konsultan medis United sudah memeriksa pergelangan kaki Pogba. Hasilnya, gelandang tim nasional Prancis itu disarankan melakukan operasi secepatnya.

    "Konsultan medis kami sudah memindai pergelangan kaki Pogba. Ada kemungkinan dia bersedia naik meja operasi," kata Solskjaer.

    Jika benar begitu, United harus rela kehilangan Pogba selama tiga atau empat pekan lagi. Bahkan tak tertutup kemungkinan masa pemulihan Pogba bisa lebih lama lagi.

    Tumbangnya Pogba bikin United krisis pemain tengah. Sebab, gelandang Scot McTominay juga mengalami cedera parah di ligamen lututnya. Pemain berusia 23 tahun itu mungkin absen dua hingga tiga bulan.

    Walhasil, kini United cuma punya Fred sebagai gelandang tengah murni. Sebenarnya masih ada Nemanja Matic, Andreas Pereira, dan Juan Mata. Namun Matic cenderung bermain sebagai gelandang bertahan, sementara Pereira dan Mata sebagai gelandang serang.

    "Kondisi ini menyulitkan kami karena semakin sedikit pilihan untuk lini tengah. Bila memungkinkan, kami akan melakukan sesuatu (pembelian pemain) pada bursa transfer kali ini," kata Solskjaer.

    Kembali ke Pogba, sejumlah fan dan media Inggris curiga jika sejatinya pemain yang suka mendandani rambutnya itu sudah tak betah di United. Dengan kata lain, Pogba memang sedang berusaha keluar dari Old Trafford.

    Terlebih pada musim panas lalu Pogba dikabarkan sangat ingin pindah ke Real Madrid. Namun, nyatanya, sampai bursa transfer ditutup, Madrid tak juga membeli Pogba.

    Harga selangit menjadi kendala Los Blancos. Sebab, kabarnya United hanya mau melepas Pogba dengan harga minimal 100 juta euro atau lebih dari Rp 1,5 triliun.

    Namun agen Pogba, Mino Raiola, sempat membantah anggapan tersebut. Menurut Raiola, Pogba tak punya keinginan untuk pergi dari United pada bursa transfer kali ini. Pogba patuh dengan kontrak kerja di United hingga Juni 2021.

    "Pogba selalu menghormati Manchester United, dan saya yakin begitu pula sebaliknya," kata pria berusia 52 tahun itu.

    Menurut Raiola, Pogba tak punya alasan untuk menanggalkan seragam merah United. Terlebih saat ini United ditangani pelatih hebat macam Solskjaer. "Dan Solskjaer sangat menghormati dan menganggap Pogba pemain penting."

    Raiola pun membantah jika dirinya dan Pogba sedang tak akur dengan pengurus United. Menurut dia, kabar itu hanya gosip di tengah bursa transfer pemain.

    "Kami baik-baik saja. Saya mengikuti apa saja perkataan pelatih Solskjaer. Dia pernah bilang Pogba tak akan dijual. Maka, Pogba tidak akan pindah dari United," kata Raiola.

    THE DAILYMAIL | SKY SPORTS | MIRROR | INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.