Euforia Zlatan Ibrahimovic di AC Milan, Ini Alasannya Pilih No 21

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zlatan Ibrahimovic berpose mengenakan jersey klub AC Milan usai menandatangani kontrak bersama AC Milan, di Milan, Italia, 2 Januari 2020. Ia diikat kontrak berdurasi enam bulan, dengan opsi perpanjangan untuk musim depan. AC Milan/Handout via REUTERS

    Zlatan Ibrahimovic berpose mengenakan jersey klub AC Milan usai menandatangani kontrak bersama AC Milan, di Milan, Italia, 2 Januari 2020. Ia diikat kontrak berdurasi enam bulan, dengan opsi perpanjangan untuk musim depan. AC Milan/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Zlatan Ibrahimovic mengungkapkan mengapa ia memilih kostum nomor 21 di AC Milan dan apa targetnya musim ini di Seri A Liga Italia.

    Pemain penyerang dari Swedia berusia 38 tahun pada Kamis malam waktu Indonesia, 2 Januari 2020, sudah tiba di Milan. Sejumlah media di Eropa lantas mendeskripsikan kedatangan Ibrahimovic itu disambut bagaikan kedatangan presiden Amerika di Milan.

    Zlatan Ibrahimovic melambai ketika ia tiba di bandara pribadi Ata Linate di Milan menjelang penandatanganan AC Milan, Milan, Italia, 2 Januari 2020. REUTERS/Daniele Mascolo

    Pemain kawakan itu terbang dengan pesawat jet pribadinya dari Stockholm menuju Milan lantas menjalani tes kesehatan sebelum menandatangani kontrak. Seperti yang dilaporkan Football Italia, Zlatan bahkan berlatih di pusat kebugaran meski rekan-rekan barunya di AC Milan sudah pulang.

    Zlatan Ibrahimovic kemudian diwawancarai stasiun televisi Milan TV dan menjelaskan mengapa ia memilih kostum nomor 21 pada kiprahnya yang kedua kali bersama Rossoneri.  

    “Saya menunjukkan nomor-nomor yang tersedia kepada anakku dan mereka menyarankan 21, Jadi saya pilih itu,” kata Ibra. Ia kembali ke AC Milan sembilan tahun setelah pindah ke Paris Saint-Germain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.