Alasan Aji Santoso Rekrut Patrich Wanggai ke Persebaya Surabaya

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Uston Nawawi dan Bejo Sugiantoro mendampingi Aji Santoso (tengah) melatih Persebaya di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Senin sore, 4 November 2019. Mereka merupakan legenda Persebaya saat menjuarai Liga Indonesia 1996-1997. (Persebaya.co.id)

    Uston Nawawi dan Bejo Sugiantoro mendampingi Aji Santoso (tengah) melatih Persebaya di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Senin sore, 4 November 2019. Mereka merupakan legenda Persebaya saat menjuarai Liga Indonesia 1996-1997. (Persebaya.co.id)

    TEMPO.CO, Surabaya - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, menjelaskan alasan mengapa dirinya merekrut penyerang Patrich Wanggai. Menurut dia, di antar striker lokal, pemain 31 tahun tersebut masih sangat layak untuk bermain sebagai ujung tombak.

    "Beberapa hari yang lalu kami mendata striker lokal yang ada, dari data itu, saya memilih Patrich Wanggai karena saya lihat dia masih sangat layak," katanya saat ditemui setelah memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Gelora Delta, Selasa sore, 7 Januari 2020.

    Meski usianya tidak muda lagi, Aji menilai Wanggai punya kualitas dan pengalaman. Aji tahu betul kemampuan Wanggai karena dia pernah melatihnya ketika di SEA Games 2011 lalu. "Saya lihat di pertandingan kemarin-kemarin dia masih cukup bagus."

    Bermain untuk Kalteng Putra musim lalu, mantan pemain Persib Bandung itu telah mencatatkan 27 penampilan dengan mencetak 7 gol dan 4 umpan akurat. Untuk penyerang lokal, penampilannya tersebut cukup baik apalagi klub yang dibela berstatus promosi.

    Dia berharap kehadiran Wanggai membuat persaingan di timnya semakin baik. Selain itu, datangnya pemain yang dikenal tempramental itu memudahkan dirinya melakukan rotasi di lini depan. "Karena, sampai saat ini kami hanya memiliki striker David da Silva."

    Aji mengaku akan kembali mendatangkan satu penyerang lagi. Dia ingin mencari penuerang muda yang punya potensi untuk berkembang. Pemain itu nantinya akan jadi pelapis David da Silva dan Patrich Wanggai. "Bisa dari Persebaya U-20, bisa dari luar."

    Disinggung soal tingkah laku Wanggai yang kurang baik, Aji Santoso menilai tidak ada masalah. Dia yakin bisa mengatasinya. "Saya sendiri yang akan handle. Saya pasti akan bisa berkomunikasi baik dengan dia, yang nantinya akan berdampak positif kepada tim ini."

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.