Panitia Piala Dunia U-20, Ini Permintaan Kemenpora kepada PSSI

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyambut pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Desember 2019. Dalam pertemuan ini Jokowi ingin mengetahui laporan hasil SEA Games 2019 dan persiapan Piala Dunia U-20. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo menyambut pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Istana Negara, Jakarta, Senin 16 Desember 2019. Dalam pertemuan ini Jokowi ingin mengetahui laporan hasil SEA Games 2019 dan persiapan Piala Dunia U-20. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta- Pemerintah terus berupaya mempersiapkan seluruh kebutuhan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, mengatakan keseriusan terus berkoordinasi berbagai pihak yang bakal terlibat menyukseskan kejuaraan sepak bola terbesar pada level tim U-20. "Tadi kami rapat jam 10 di Kantor Kemenpora," kata Gatot melalui keterangan tertulis, Rabu, 8 Januari 2020.

    Rapat itu, kata Gatot dihadiri oleh Sekjen PSSI, Ratu Tisha, dan beberapa pejabat dari Kemenpora serta staf khusus Menpora bidang olahraga. Ia juga menyebutkan terdapat perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (BLU LPDUK) Kemenpora.

    "Rapat itu diadakan sesuai arahan Menpora untuk percepatan persiapan Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 Tahun 2021 karena waktunya sudah sangat mendesak dan pada awalnya telah diadakan pertemuan sebelumnya secara terbatas di Sekretariat Kabinet pada tanggal 3 Januari 2020," ungkap dia.

    Dalam rapat, kata Gatot membahas rancangan final Keputusan Presiden tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 Tahun 2021. Menurut dia, ada catatan yang diberikan bagi pengurus yakni menggunakan istilah kepanitiaan yang branded atau mudah menjadi bahan promosi. "Istilah itu akan dicantumkan pada rancangan Kepres tersebut, seperti misalnya jika dalam kepanitiaan Asian Games ada penyebutan INASGOC (Indonesia Asian Games Organizing Committee)," kata dia.

    Gatot menyarankan nama yang bakal dipakai supaya dikosultansikan oleh PSSI ke federasi sepak bola dunia atau FIFA. "Intinya mudah diingat publik domestik maupun internasional," kata dia.

    Struktur kepanitian yang bakal dicantumkan di keputusan presiden, kata Gatot bakal mengikuti pola yang dipakai pada kepanitiaan Asian Games dan juga Asian Para Games 2018. Ia menyebut panitia pelaksana menjadi tanggung jawab Ketua Umum PSSI. Untuk penyediaan sarana menjadi tanggung jawab Menteri PUPR.

    Dalam rapat itu, Gatot menyebutkan bahwa PSSI diminta segera menyerahkan rencana anggaran biaya (RAB) dan master plan penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.