Gabung PSM Makassar, Ini Alasan Irsyad Maulana dan Dedi Gusmawan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola kesebelasan Semen Padang, Irsyad Maulana (88), terbaring kelelahan saat bertanding dalam laga final Turnamen Piala Jenderal Sudirman di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, 24 Januari 2016. Semen Padang gagal menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pesepak bola kesebelasan Semen Padang, Irsyad Maulana (88), terbaring kelelahan saat bertanding dalam laga final Turnamen Piala Jenderal Sudirman di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, 24 Januari 2016. Semen Padang gagal menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Irsyad Maulana mengungkapkan alasannya pindah dari Semen Padang FC bergabung dengan PSM Makassar untuk musim kompetisi 2020. Ia menegaskan kepindahannya ini bukan karena Semen Padang turun ke Liga 2.

    "Saya mau mencoba tantangan baru. Apalagi PSM adalah tim besar, jadi saya mau coba itu," kata pemain berusia 26 tahun ini saat diperkenalkan pada Jumat, 10 Januari 2020.

    Irsyad telah memperkuat tim berjulukan Kabau Sirah selama lima musim sehingga merasa jenuh. Karena itu, ia mencari suasana baru dengan bergabung ke PSM.

    Ia menyadari persaingan di posisi sayap cukup ketat di PSM. Mantan kapten Semen Padang ini mengaku siap bersaing dengan pemain lain.

    Irsyad sebelumnya pernah membela Timnas Indonesia pada 2016. Sebelum memperkuat Semen Padang pada 2014-2019, dia bermain untuk Arema Indonesia pada 2013-2014.

    "Yang penting ke arah lebih baik, saya tak mempermasalahkan persaingan ketat," ujarnya. PSM sebelumnya kehilangan pemain untuk posisi sayap, M. Rahmat yang memutuskan pindah ke Bali United.

    Selain Irsyad, pemain Semen Padang FC, Dedi Gusmawan juga pindah ke PSM. “Senang bergabung bersama PSM, saya akan kerja keras untuk memberikan kontribusi terbaik,” tutur pemain berusia 34 tahun ini.

    Bek senior ini sebelumnya bermain di Liga Myanmar, memperkuat klub Zeyashwemye FC pada 2015-2016. Setelah itu, ia bermain untuk Mitra Kukar tiga musim, 2016-2019. Musim lalu, dia bermain untuk Semen Padang FC.

    PSM juga mendatangkan bek asal Libanon, Hussein El Dor. Pemain ini sebelumnya sempat mengikuti seleksi di tim Barito Putera lima tahun lalu. Namun, ketika itu, dia tidak lolos.

    Kali ini, Hussein El Dor percaya diri bisa memberikan kontribusi bagi PSM. Apalagi dia sudah mendapatkan informasi banyak soal sepak bola Indonesia.

    "Waktu itu saya masih muda, ikut seleksi dan belum tahu banyak sepak bola Indonesia," kata pemain berusia 25 tahun ini.

    Berbekal pengalaman yang dia miliki, Hussein berjanji akan menunjukkan performa terbaiknya. "Sekarang saya sudah lebih dewasa. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk tim ini," kata pemain yang pernah bermain di Liga Malaysia ini.

    Hussein tercatat pernah memperkuat Timnas Libanon U-20 dan U-23. Ia juga membela Shabab Sahel Liga Libanon tahun 2014-2017, klub New Radiant Liga Maladewa (2017-2018), Churchill Brothers Liga India (2018-2019), dan Perak Liga Malaysia (2019).

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.