Persija Rekrut Evan Dimas, Ferry: Demi Rebut Kembali Gelar Juara

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Evan Dimas menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Persija Jakarta. Persija.id

    Evan Dimas menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Persija Jakarta. Persija.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub Persija Jakarta resmi mendatangkan Evan Dimas untuk musim 2020. Gelandang tim nasional Indonesia itu menandatangani kontrak berdurasi semusim plus opsi perpanjangan tiga tahun di Kantor Persija, Jakarta, Sabtu.

    "Kontrak dia selama satu tahun dengan opsi perpanjangan selama tiga tahun. Bergabungnya Evan tentunya bisa mewujudkan rencana tahun ini yaitu merebut kembali gelar juara," ujar Presiden klub Persija Ferry Paulus, dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Sabtu.

    Evan Dimas, yang sebelumnya memperkuat Barito Putera, mendapatkan nomor punggung empat di skuat berjuluk Macan Kemayoran.

    Pemain berusia 24 tahun tersebut dianggap memiliki kualitas mumpuni untuk mengisi lini tengah Persija.

    Kedatangan Evan membuat Persija sudah mengikat empat pemain baru untuk musim 2020.

    Sebelumnya, Persija sudah mengamankan tanda tangan Alfath Faathier, Otavio Dutra dan Muhammad Rafli Mursalim.

    Menurut Ferry, untuk Liga 1 Indonesia 2020, Persija ingin membangun tim dengan pemain berkualitas setara baik tim inti maupun cadangan.

    "Saat ini, Persija ingin mempunyai tim dengan kualitas pemain inti dan pemain cadangan hampir sama sehingga musim in tentunya menjadi musim yang tidak akan kesulitan untuk bisa meraih kampiun," kata dia.

    Persija Jakarta meraih hasil mengecewakan di Liga 1 Indonesia 2019 setelah hanya menduduki peringkat kesepuluh di klasemen akhir. Padahal, di musim sebelumnya, Ismed Sofyan dan kawan-kawan berhasil keluar sebagai juara Liga 1.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.