Kata Zlatan Ibrahimovic Usai Cetak Gol Perdana buat AC Milan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic berbincang dengan rekannya, Rafael Leao di akhir laga melawang Sampdoria dalam laga lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion San Siro, Iralia, 6 Januari 2020. REUTERS/Daniele Mascolo

    Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic berbincang dengan rekannya, Rafael Leao di akhir laga melawang Sampdoria dalam laga lanjutan Liga Italia Serie A di Stadion San Siro, Iralia, 6 Januari 2020. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, JakartaZlatan Ibrahimovic menyumbang gol pertamanya buat AC Milan. Pemain 38 tahun itu mencetak satu gol saat Milan menang 2-0 di kandang Cagliari dalam lanjutan Liga Italia, Sabtu malam.

    Ibrahimovic, yang menjadi starter, mencetak gol kedua Milan lewat sepakan mendatar, meneruskan umpan tarik Theo Hernandez. Ia melengkapi gol pembuka Milan yang dicetak Rafael Leao.

    Pemain gaek asal Swedia itu tak memenuhi janjinya untuk berselebrasi "seperti dewa" usai mencetak gol. "Saya akan berselebrasi seperti dewas saat mencetak gol di San Siro, bukan di sini," kata dia.

    Ia melanjutkan, "Saya berselebrasi seperti dewa tiap kali mencetak gol, itu membuat saya merasa hidup. Sangat penting bagi striker untuk mencoba dan berada di sana, kadang menjadi gol, kadang tidak."

    Soal performa di laga itu, Ibra menyatakan, "Saya kesulitan dengan bola di awal laga, tapi saya membutuhkan beberapa laga lagi untuk bisa tampil maksimal," kata dia.

    Performa Ibra di laga itu dipuji pelatih Milan, Stefano Pioli. Ia menilai hadirnya Zlatan Ibrahimovic membuat AC Milan lebih mematikan. "Ini jelas performa yang jauh berbeda dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Kami lebih efektif dan lebih solid," ujar Pioli seperti dikutip dari Football Italia.

    Pioli melanjutkan, "Kehadiran Zlatan memberi kami pilihan untuk membangun permainan yang berpusat darinya. Namun kami butuh waktu untuk benar-benar menjalankannya dengan baik. Ini adalah kemenangan penting untuk membangun performa yang lebih baik di masa mendatang."

    Pelatih 54 tahun ini juga menegaskan siap mengoptimalkan kemampuan Ibrahimovic sebagai ujung tombak. "Kami harus berusaha mengoptimalkan tipe pemain yang kami miliki. Ibrahimovic mungkin sudah tak bisa lagi membuka ruang jadi kami butuh pemain yang punya kecepatan," kata dia.

    Berkat kemenangan atas Cagliari, Milan kini menempati posisi ketujuh klasemen Liga Italia dengan nilai 25.

    FOOTBALL ITALIA | OMNI SPORT

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?