Pacuan Formasi Pemain Terbaik Livepool Vs Manchester City

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Manchester City, Gabriel Jesus seusai mencetak gol keduanya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Everton di Stadion Etihad, Kamis dinihari, 2 Januari 2020. Gol Everton dicetak oleh Richarlison. REUTERS/Andrew Yates

    Selebrasi pemain Manchester City, Gabriel Jesus seusai mencetak gol keduanya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Everton di Stadion Etihad, Kamis dinihari, 2 Januari 2020. Gol Everton dicetak oleh Richarlison. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City kembali menantang Liverpool dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris. Meski jaraknya cukup jauh 14 poin antara City di urutan kedua dan Liverpool di puncak klasemen, setelah 22 pertandingan bagi the Citizens dan 21 laga buat the Reds.

    Hal itu terjadi setelah Manchester City mengalahkan Aston Villa 6-1 di Stadion Villa Park, Birmingham, dinihari tadi, Senin 13 Januari 2020. Kemenangan itu membawa City menggeser posisi Leicester City dan menempatkan kembali pasukan Pep Guardiola ke urutan kedua setelah beberapa pekan diambil alih Leicester.

    Sebagai juara pada dua musim terakhir, manajer Pep Guardiola sekarang dihadapkan pada situasi sulit untuk bisa membawa Manchester City mencetak rekor meraih trofi Liga Primer tiga musim berturut-turut.

    Hal itu terjadi karena Liverpool di tangan kendali manajer Jurgen Klopp tampil begitu dahsyat musim ini, dengan tak terkalahkan pada 21 pertandingan liga, dengan 20 kali menang dan hanya sekali seri.

    Manchester City beberapa kali terpeleset alias kalah. Sebaliknya, Liverpool dengan trio penyerangnya, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah, didukung Georginio Wijnaldum, James Milner/Alex Oxlade-Chamberlain, Jordan Henderson, Virgin van Dijk, Joe Gomez, Andrew Robertson, Trent Alexander-Arnold, dan kiper Alisson Becker tampil konsisten sepanjang 21 pertandingan dan bahkan “masih sempat” memenangi Piala Dunia Antarklub FIFA di Qatar dan babak ketiga Piala Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

    Tapi, kini setelah Kevin de Bruyne, pemain gelandang dari Belgia, sudah sembuh dari cederanya, Pep Guardiola  mendapatkan kembali pemain kuncinya untuk terus berjuang mengejar Liverpool, meski banyak orang bilang Reds sudah tak bisa ditahan lagi untuk juara lagi setelah puasa 30 tahun.

    Kevin de Bruyne memang tak mencetak gol dinihari tadi. Tapi, gebrakannya dengan umpan-umpan matangnya yang membuat Sergio Aguero mencetak salah satu dari tiga golnya dinihari tadi dan Gabriel Jesus melengkapi kemenangan City.

    Kevin de Bruyne mengingatkan kepada peran sentral rekan senegaranya, Eden Hazard, ketika masih bermain di Chelsea. Gelandang kreatif yang dibutuhkan untuk membongkar rapatnya pertahanan lawan dengan aksi-aksi individunya.

    Pep Guardiola tentu mengharapkan Kevin de Bruyne tidak mengalami cedera lagi. Ditopang kiper Ederson, pemain kawakan Brasil, Fernandinho, yang sementara ini turun ke belakang mendampingi John Stones sebagai bek tengah karena Aymeric Laporte masih cedera,  David Silva, Riyad Mahrez, Sergio Aguero, dan Gabriel Jesus menjadi poros utama Manchester City saat ini untuk bisa terus melakukan tekanan kepada Liverpool. Di bangku cadangan Manchester City dinihari tadi juga ada penyerang andal Inggris, Raheem Sterling, dan bek kanan termahal di dunia, Kyle Walker.

    Dalam pacuan 17 pertandingan buat Liverpool dan 16 pertandingan buat Manchester City di liga, kita akan melihat sejauh mana keandalan Jurgen Klopp dan Pep Guardiola dalam merotasi pasukannya agar bisa konsisten meraih kemenangan. Pasalnya, keduanya juga harus berbagi konsentrasi di Liga Champions dan Piala FA. City malah juga masih bertanding pada semifinal Piala Carabao.  

    Pada situasi yang begitu kompetitif seperti itu, cedera merupakan kata yang bakal menghantui Jurgen Klopp maupun Pep Guardiola.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara