Bukan Teco, Bali United Didampingi Emral Abus di Liga Champions

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emral Abus (tengah). Baliutd.com

    Emral Abus (tengah). Baliutd.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Bali United menunjuk Emral Abus sebagai pelatih kepala Bali United di kompetisi Liga Champions Asia musim ini. Hal tersebut disampaikan CEO Bali United, Yabes Tanuri, Senin, 13 Januari 2020.

    "Ada sedikit persoalan dari lisensi kepelatihan Coach Teco (Stefano Cugurra) yang membuat secara administrasi tidak bisa didaftarkan sebagai pelatih kepala. Jadi kami putuskan untuk memuaskan dan mendaftarkan Coach Emral Abus sebagai pelatih kepala," ujar Yabes Tanuri seperti dikutip laman Bali United.

    Ia menambahkan Emral Abus sudah bergabung dengan skuad Bali United di Singapura sejak hari Minggu kemarin. "Walaupun begitu secara teknis tim tetap sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari Coach Teco. Kami rasa juga secara teknis permainan tidak akan mengganggu persiapan yang sudah dilakukan Coach Teco selama ini," kata dia.

    Emral Abus sendiri lahir di Lubuk Nyiur, Sumatera Barat, 20 Desember 1958. Ia lebih dikenal sebagai instruktur pelatih. Dalam kariernya sebagai instruktur pelatih, Emral telah melahirkan banyak pelatih sepak bola ternama di Indonesia, seperti Djadjang Nurdjaman, Indra Sjafri, Aji Santoso, Nil Maizar, Jafri Sastra, dan pelatih ternama lainnya. Ia juga merupakan salah satu instruktur AFC di Indonesia.

    Namun, Emral Abus sempat ditunjuk sebagai pelatih Persib Bandung pada pertengahan musim kompetisi tahun 2017 lalu. Pada tahun 2015 lalu, ia juga menjabat sebagai pelatih kepala Persib saat berkiprah di Piala AFC 2015.

    Bali United akan menjalani babak kualifikasi pertama Liga Champions Asia dengan menyambangi kandang Tamvinas Rovers (Singapura), Selasa, 14 Januari 2020.

    BALIUTD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.