Persija Gelar Latihan Perdana, Evan Dimas dan Sergi Farias Absen

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Feby Eka Putra dan Ryuji Utomo menjalani latihan bersama Persija Jakarta di Lapangan Sutasoma, kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020. ANTARA/A Rauf Andar Adipati

    Feby Eka Putra dan Ryuji Utomo menjalani latihan bersama Persija Jakarta di Lapangan Sutasoma, kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020. ANTARA/A Rauf Andar Adipati

    TEMPO.CO, Jakarta - Latihan perdana Persija untuk musim 2020 yang diselenggarakan di Lapangan Sutasoma, komplek Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin, 13 Januari 2020, belum diikuti sejumlah pemain baru.

    Pada latihan terbuka tersebut baru Alfath Faathier satu-satunya pemain baru yang mengikuti latihan. Sedangkan pemain-pemain baru lain seperti Otavio Dutra dan rekrutan teranyar Evan Dimas Darmono belum terlihat.

    Beberapa pemain inti musim lalu juga belum mengikuti latihan seperti Ismed Sofyan, Andritany Ardhyasa, Riko Simanjuntak, dan Marco Simic.

    Tetapi, sejumlah wajah lama seperti Ryuji Utomo, Shahar Ginanjar, Tony Sucipto, Novri Setiawan, Feby Eka Putra, dan Heri Susanto tampak mengikuti latihan.

    Total sebanyak 14 pemain mengikuti sesi latihan yang lebih banyak memberikan penyegaran terhadap para pemain setelah mereka menjalani libur setelah kompetisi.

    Latihan itu juga belum dipimpin pelatih baru Persija, Sergio Farias, yang masih mengurus beberapa dokumen di negara asalnya, sehingga komando kepelatihan diambil alih oleh asisten pelatih Sudirman.

    Sejauh ini Macan Kemayoran telah mendatangkan empat pemain baru sambil mempertahankan 13 pemain lokal. Mereka juga telah melepas total tujuh pemain dari skuat musim lalu.

    Persija yang tiga kali berganti pelatih pada Liga 1 Indonesia 2019 mengakhiri musim dengan menduduki peringkat kesepuluh dengan koleksi 44 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.