Persija Datangkan Mantan Bek Roma dan Juventus, Marco Motta

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Feby Eka Putra dan Ryuji Utomo menjalani latihan bersama Persija Jakarta di Lapangan Sutasoma, kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020. ANTARA/A Rauf Andar Adipati

    Feby Eka Putra dan Ryuji Utomo menjalani latihan bersama Persija Jakarta di Lapangan Sutasoma, kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020. ANTARA/A Rauf Andar Adipati

    TEMPO.CO, JakartaPersija Jakarta mengonfirmasi bahwa mereka telah merekrut mantan bek AS Roma, Marco Motta.

    "Marco Motta sudah teken kontrak dengan kita beberapa hari yang lalu. Ini mungkin dapat jadi berita yang cukup baik, namun ia masih belum dapat hadir," kata Presiden Persija Ferry Paulus di kompleks Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.

    Marco Mota adalah bek Italia berusia 33 tahun. Ia pernah memperkuat Roma pada 2009 - 2010. Ia juga pernah bermain di Juventus meski lebih sering dipinjamkan. Klub lain yang pernah dia perkuat adalah Atalanta, Udinese, dan Watford. Ia juga pernah bermain sekali untuk Timnas Italia.

    Ferry tidak mengelaborasi lebih jauh mengapa Motta belum diperkenalkan secara resmi kepada publik sebagai pemain anyar Persija. Ia hanya mengatakan bahwa Motta diikat kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan.

    Pada kesempatan itu, Ferry sekaligus membantah rumor bahwa Persija akan mendatangkan Aaron Evans dan mantan pemain Persipura Jayapura Andre Ribeiro.

    Meski demikian, Ferry mengakui bahwa Persija masih melakukan pendekatan dengan beberapa pemain, karena ia berharap pada musim 2020 Macan Kemayoran akan dapat memperbaiki penampilan setelah jeblok pada musim lalu.

    Pada latihan terbuka yang dilakukan Persija pada Senin, sejumlah pemain baru seperti Otavio Dutra dan Evan Dimas Darmono belum dapat bergabung.

    Selain Dutra dan Evan, Macan Kemayoran juga telah mendatangkan dua pemain muda yakni Alfath Faathier dan Rafli Mursalim.

    Pelatih anyar Persija Sergio Farias juga belum dapat memimpin latihan tim, sehingga Ryuji Utomo dan kawan-kawan berlatih di bawah komando asisten pelatih Sudirman.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?