Pilih Persija Ketimbang Persib, Alfath Faathier:Tak Ada Teror

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Alfath Faathier membela Persija Jakarta pada musim 2020. (Foto: Antara)

    Pesepak bola Alfath Faathier membela Persija Jakarta pada musim 2020. (Foto: Antara)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bek muda Alfath Faathier mengaku tidak mendapat teror dari publik Bandung, setelah ia memilih bergabung ke Persija Jakarta.

    Alfath merupakan produk akademi Persib, yang notabene merupakan rival Persija. Pemain kelahiran Purwakarta itu sempat diyakini akan kembali ke Persib setelah hengkang dari Madura United, namun ia kemudian memilih bergabung ke klub ibukota.

    "Tidak ada teror. Paling karena video perkenalan yang viral itu kalau di jalan suka disapa, "Bade ka mana, Kang?" kata Alfath setelah menjalani latihan perdana bersama Persija di Lapangan Sutasoma, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.

    Meski kerap dipandang sebagai musuh bebuyutan, Persija sejatinya telah beberapa kali mendatangkan pemain yang pernah berbaju Persib atau lulusan akademi Maung Bandung.

    Alfath merupakan pemain terkini yang melakukan hal itu, mengikuti jejak Shahar Ginanjar, Tony Sucipto, Ryuji Utomo, dan Andritany Ardhyasa.

    Pada musim ini Persija juga mendatangkan dua pemain yang kental dengan musuh bebuyutan lain, Persebaya Surabaya.

    Selain merekrut mantan bek Bajul Ijo Otavio Dutra, Persija juga mendatangkan gelandang timnas kelahiran Surabaya Evan Dimas Darmono.

    Permusuhan antara penggemar Persija dan Persib belakangan memang mereda, bahkan cenderung menyejukkan.

    Kelompok penggemar Persib Viking aktif melakukan pengumpulan dana untuk disalurkan kepada korban banjir di Jakarta awal tahun ini. Setelah sebelumnya beberapa komunitas penggemar Persija melakukan aksi untuk membantu korban penggusuran di Tamansari, Bandung.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.