Pemain Persib Diminta Tak Terlalu Ngotot di Asia Challenge

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Latihan Persib Bandung. (persib.co.id)

    Latihan Persib Bandung. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Pelatih fisik Persib Bandung Yaya Sunarya mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlalu ngotot saat melakoni laga di turnamen Asia Challenge, Malaysia, mulai 18 Januari 2020.

    Menurut Yaya, turnamen itu merupakan ajang pertandingan pramusim dan Persib pun tidak menargetkan juara dalam turnamen itu. Tujuan Persib, kata dia, yakni bisa memberi tambahan waktu bermain bagi penggawa Persib yang sering dicadangkan.

    "Kita ingatkan pemain, ini turnamen pra musim ini bukan turnamen in season. Jadi seberapa penting kita melihat bagaimana perkembangan pemain," kata Yaya usai latihan rutin di lapangan Arcamanik, Bandung, Rabu, 15 Januari 2020.

    Yaya mengatakan kalau pemain terlalu ngotot saat meladeni lawan di turnamen itu, akan berdampak pada kemungkinan cedera yang akan dialami penggawa Persib. Hal ini akan membuat skuad Maung Bandung pincang kala harus melakoni laga di kompetisi Liga 1 2020, nanti.

    Rencananya, Persib akan berangkat ke Malaysia pada Kamis, 16 Januari 2020. Sebanyak 19 pemain diboyong guna melakoni turnamen itu. Persib akan melawan Selangor FA (Malaysia), Hanoi FC (Vietnam), dan Bangkok United (Thailand).

    "Kalau informasi dari coach Robert, Selangor juga sama sedang dalam masa perrsiapan, mereka mencoba beberapa pemain baru. Jadi mereka sama memberikan kesempatan kepada semua pemainnya," ujarnya.

    Ketiga lawan yang akan dihadapi Persib merupakan tim papan atas di negaranya masing-masing. Apalagi Hanoi FC merupakan juara Vietnam League 1 pada musim 2019, lalu. Yaya mengatakan lawan yang akan dihadapi Persib sangat bagus untuk melihat perkembangan penggawa Persib. "Kita bisa belajar untuk pemain yang butuh itu," kata dia.

    AMINUDDIN A.S.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?