Liverpool Vs Manchester United: Kiat Klopp Atasi Serangan Balik

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Liverpool Adam Lallana, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, 20 Oktober 2019. Liverpool menahan imbang Manchester United 1-1. REUTERS/Russell Cheyne

    Gelandang Liverpool Adam Lallana, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, 20 Oktober 2019. Liverpool menahan imbang Manchester United 1-1. REUTERS/Russell Cheyne

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, mengatakan timnya harus berada dalam kondisi terbaik untuk mengatasi serangan balik Manchester United yang menahan mereka 1-1 pada pertemuan pertama di Old Trafford, Oktober lalu.

    Jurgen Klopp mengatakan hal tersebut pada konferensi pers di Liverpool, Jumat 17 Januari 2020. Konferensi ini untuk menyambut partai akbar pada pekan ke-21 dan 22 Liga Primer Ingris di Stadion Anfield, Minggu 19 Januari 2020, antara tuan rumah Liverpool dan Manchester United.

    “Sebagian besar waktu, kami menghadapi tim yang dengan gaya permainan seperti itu,” ujar Jurgen Klopp. Sampai pertandingannya yang ke-21 di Liga Primer, Liverpool menang 20 kali dan satu-satunya hasil seri adalah melawan United.

    “Kami ingin mendominasi. Tapi, kami harus melindungi diri kami sendiri melawan situasi seperti itu. Sepak bola menyerang hanya bisa bekerja jika anda menggunakan lebar lapangan penuh dari setengah lapangan ke depan. Hal itu akan membuat situasi berbahaya ketika anda kehilangan bola,” jelas Jurgen Klopp.

    "Gaya permainan seperti ini menuntut kami kesempurnaan. Anda kehilangan bola pada saat yang salah dan kereta mulai berjalan. Kami sangat menghargai mereka (Manchester United). Perbedaan main di Anfield ke Old Trafford sangat besar,” Jurgen Klopp melanjutkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.