Manchester United Vs Burnley 0-2, Simak 5 Fakta Menarik Ini

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Reuters

    Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Reuters

    TEMPO.CO, JakartaManchester United secara mengejutkan takluk 0-2 saat menjamu Burnley dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-24 di Old Trafford, Kamis dinihari WIB, 23 Januari 2020.

    Manchester United tampil tumpul saat menjamu Burnley. Meski mendominasi penguasaan bola hingga 71 persen, mereka gagal mencetak gol. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu bahkan kebobolan oleh gol Chris Wood (menit 39) dan Jay Rodriguez (56).

    Simak sejumlah fakta terkait hasil ini:

    - Kekalahan ini membuat Manchester United mengalami masa-masa suram di bawah Ole Gunnar Solskjær. Sejak ia ditunjuk sebagai manajer tetap, MU kalah 12 kali di Liga Inggris dan hanya menang 11 kali.

    - Performa MU dalam 24 laga musim ini tertinggal jauh dari musim lalu saat mereka dipimpin Jose Mourinho yang akhirnya digantikan Solskjaer. Inilah perbandingannya:
    2018/19: 24 laga, 45 poin
    2019/20: 24 laga, 34 poin.

    - Burnley meraih kemenangan pertama di Old Trafford sejak 1962. Mereka juga meraih kemenangan dengan tanpa kebobolan untuk pertama kalinya sejak 1921.

    - Solskjaer kehilangan Marcus Rashford. Ini jadi pertama kalainya MU tampil di Old Trafford tanpa Rashford setelah dilatih Solskjaer. Dalam periode ini, Rashord sudah mencetak 25 gol di kandang.

    - Meski kalah, MU mampu bertahan di posisi kelima klasemen dengan nilai 34. Namun, nilainya kini disamai Tottenham Hotpsur yang ada di bawahnya. Burnley menghuni posisi ke-14 dengan nilai 27. Dalam laga berikutnya, Man United akan melawan Watford atau Tranmere Rovers di ajang Piala FA akhir pekan ini. Sedangkan Burnley menjamu Norwich City.

    PREMIER LEAGUE | OPTA | SQUAWKA

     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.