MU Dipermalukan Burnley, Keown Prediksi Solskjaer Akan Dipecat

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Reuters

    Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekalahan 0-2 yang diderita Manchester United saat menjamu Burnley di Old Trafford, Kamis dinihari WIB, 23 Januari 2020, memberi tekanan besar pada pelatih Ole Gunnar Solksjaer.

    Legenda Arsenal yang kini jadi komentator, Martin Keown, bahkan berani memprediksi bahwa Solskjaer tak akan mampu bertahan hingga akhir musim. Prediksinya itu ia sampaikan di layar kaca saat menjadi komentator buat BBC.

    Keown menyebut alarm sudah berbunyi di Old Trafford. "Mereka 30 poin di belakang Liverpool, jadi alarm sudah berdering," kata dia.

    Ia pun memprediksi Solskjaer akan dipecat sebelum musim berakhir. "Saya pikir ia tak akan bertahan hingga akhir musim. Saya tahu orang-orang bila ia membutuhkan waktu, tapi Manchester United adalah klub besar," kata dia.

    Sementara itu, mantan pemain Manchester United, Phil Neville, mengakui kondisi Manchester United saat ini memprihatinkan. Tapi, ia menyerukan klub mempertahankan Solskjaer.

    "Mereka harus bertahan dengannya," kata dia. "Skuadnya terlihat ringan, saya pikir mereka membutuhkan dua rekrutan baru agar sukses di musim ini."

    Mantan bek Man United, Rio Ferdinand, juga mengkritik bekas klubnya itu. "Saya duduk di sini dan jika boleh jujur, saya malu," kata Ferdinand saat jadi komentator buat BT Sport. "Fans keluar meninggalkan stadion setelah menit ke-84. Itu memalukan."

    Ferdinand melanjutkan. "Memalukan, tara tim ini bermain. Bukan hanya cara tim tampil tetapi saya tak melihat apa yang akan datang nanti. Anda tak melihat ada jalan."

    Manchester United kini menempati posisi kelima klasemen dengan nilai 34, sama dengan Tottenham yang ada di bawahnya dan terpaut enam poin dari Chelsea di urutan keempat.

    MIRROR | OMNI SPORT | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.