Terapkan Sport Science, Timnas U-19 Berlatih Pakai GPS Sport Vest

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Latihan Timnas U-19 di Thailand. (pssi.org)

    Latihan Timnas U-19 di Thailand. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional sepak bola Indonesia di bawah usia 19 tahun atau Timnas U-19 menerapkan teknologi sport science dalam latihan di Alpine Football Camp Training, Chiang Mai, Thailand. Dalam latihan hari ketiga, Kamis, para pemain memakai rompi GPS Sport Vest yang ditujukan untuk memaksimalkan performa mereka.

    Manajer Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyatakan dalam pemusatan latihan ini para pelatih menerapkan program untuk meningkatkan daya tahan fisik pemain. "Seperti yang saya katakan di awal saya menjadi pelatih tim nasional Indonesia, saya akan fokus di situ. Saya juga mendatangkan tim fisik dari Korea Selatan,” kata dia.

    Pelatih asal Korea Selatan itu melanjutkan, “Kami juga mengadakan tes fisik untuk para pemain. Hasilnya, cukup memuaskan. Akan terus ditingkatkan sepanjang pemusatan latihan disini. Penggunaan GPS untuk tes fisik juga digunakan.”

    Sejak hadir di Thailand, 28 orang pemain yang lolos dari seleksi langsung menerima latihan fisik dari Shin Tae Yong dan jajaran pelatih lainnya. Penggunaan alat GPS Sport Vest merupakan upaya membantu gemblengan fisik itu.

    GPS Sport Vest merupakan inovasi teknologi hasil kerja sama Australian Institute of Sport (AIS) dan Cooperative Research Centres (CRC). Awalnya, teknologi ini digunakan untuk memaksimalkan performa atlet Australia.

    GPS Sport Vest pertama kali diperkenalkan di Melboune pada 2006. Ada sejenis alat berbentuk kotak yang diletakkan pada bagian belakang GPS Sport Vest. Alat ini nantinya akan mengirimkan data soal pergerakan pemain, jarak tempuh berlari, dan kecepatan. Data-data tersebut nantinya dikirim ke aplikasi yang terhubung di smartphone.

    Secara garis besar, alat ini berguna untuk mengukur kemampuan seorang pemain dalam mengikuti sesi latihan. Dengan demikian, GPS Sport Vest dapat meningkatkan performa seorang pemain, meminimalisasi cedera, dan mendukung proses pemulihan cedera.

    Biasanya, dalam satu tim tak semua pemain menggunakan alat tersebut. Namun, karena ini pemusatan latihan pertama untuk semua pemain hasil seleksi, maka pelatih, memasangnya di semua pemain.

    Dalam latihan tersebut, Shin Tae-yong beserta jajaran pelatih lainnya memberikan banyak materi, termasuk latihan dasar, seperti passing (short pass, long pass, dan lainnya) dan juga latihan bebas selama kurang lebih 10 menit.

    PSSI

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.