Sadio Mane Cedera, Klopp Salahkan Jadwal Main yang Padat

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. REUTERS/Albert Gea

    Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, JakartaJadwal pertandingan yang semakin padat di pertengahan musim mengakibatkan sejumlah pemain kelelahan dan cedera. Teranyar, pemain Liverpool, Sadio Mane, yang mengalami cedera.

    Mane kesakitan dan harus keluar lapangan saat timnya mengalahkan Wolverhampton Wanderers 2-1 dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-24 pada Jumat dinihari, 24 Januari 2020. Pemain asal Senegal itu menepi keluar lapangan padahal pertandingan baru berjalan 33 menit.

    Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, pun menyinggung soal padatnya jadwal pertandingan. Ia mengaitkan itu dengan cedera yang dialami Mane. Pelatih asal Jerman itu mengatakan jadwal tanding yang padat akan semakin terasa pada pekan depan dengan absennya Mane dari skuad.

    Ekspresi penyerang Liverpool Sadio Mane, saat cidera ketika melawan Woves di Molineux Stadium, Wolverhampton, 24 Januari 2020. Action Images via Reuters/Carl Recine

    "Jujur saja, saya sampai harus tanya, 'Kita unggul berapa poin?'. Saya kelupaan selama pekan ini, dengan jumlah pertandingan yang ada, saya tidak memikirkannya. Saya tahu hari Minggu kami lawan Shrewbury dan Rabu lawan West Ham dan saya tahu kami main hari Sabtu," kata Klopp.

    "Itu sudah tiga pertandingan dalam tujuh hari, itu banyak sekali. Saya tahu malam ini kami kehilangan Sadio Mane, itu yang saya pikirkan. Itu tekanan yang ada," kata Klopp seperti dikutip dari laman resmi Liverpool.

    Sebelum ini, Klopp juga sudah berulang kali mengomentari soal padatnya jadwal pertandingan dengan dampaknya terhadap kebugaran para pemain. Bulan lalu, pelatih asal Jerman ini mengeluh tentang ketidakseimbangan antara jumlah pemain dan jumlah pertandingan.

    “Sekarang itu ada ketidakseimbangan antara jumlah pemain di skuad, ajang yang harus dimainkan dan jarak besar antara waktu istirahat yang para pemain memerlukan dibanding apa yang mereka dapat,” kata Klopp, seperti dikutip dari Sky Sports.

    Ekspresi manajer Manchester City Pep Guardiola, saat melihat timnya melawan Wolverhampton Wanderes dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 6 Oktober 2019. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sependapat dengan Klopp. Mantan pelatih Barcelona itu pun mengaku dirinya terpaksa mengutamakan ajang-ajang tertentu.

    “Saya setuju dengan Jurgen (Klopp) mengenai pernyataan seperti ini tentang (pertandingan yang) kebanyakan,” ujar Guardiola kepada pers.

    Kondisi seperti ini membuat para pelatih memainkan para pemain yang belum tentu sudah kembali bugar setelah pertandingan sebelumnya.

    Pemain di Liga Inggris lain, Harry Kane dari Tottenham dan Marcus Rashford dari Manchester United juga mengalami cedera yang diduga akibat kebanyakan bertanding.

    Pemain Tottenham Hotspur Harry Kane. Reuters/Matthew Childs

    Kondisi terbaru di Liga Inggris dengan sejumlah pemain yang mengalami cedera membuat Guardiola kembali buka suara. "Saya tak heran (tentang masalah cedera belakangan ini). Dengan jumlah pertandingan seperti itu, pemain akan tumbang. Itu jelas. Kane dan Rashford sangat penting bagi (timnas) Inggris. Para ketua tidak bisa mengeluh karena itu harusnya sudah diprediksi," kata Guardiola seperti dikutip dari Daily Mail.

    LIVERPOOL | SKYSPORTS | DAILY MAIL | BILLY ADISON ADITIJANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.