Piala Dunia U-20 di Pakansari, Pemkab Bogor Anggarkan Rp 250 M

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 1 Desember 2016. TEMPO/Nurdiansah

    Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 1 Desember 2016. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk mendukung perhelatan Piala Dunia U-20 pada 2021.

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Bambang Setiawan mengatakan bahwa Stadion Pakansari bakal dipugar besar-besaran karena akan menjadi salah satu tempat pertandingan ajang sepak bola tersebut.

    "Bupati (Ade Yasin) gelar karpet merah untuk World Cup U-20 di Bogor," kata Bambang kepada Tempo, Jumat, 24 Januari 2020.

    Alokasi dana itu, kata Bambang, bakal dianggarkan pada APBD 2020 dan 2021. "Bupati sudah mengalokasikan dengan persetujuan dari dewan," katanya.

    Keseriusan Pemkab Kabupaten Bogor dalam mendukung pelaksanaan Piala Dunia U-20 tercermin dari pelibatan berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Menurut Bambang, total anggaran Rp 250 miliar itu sebagai akumulasi dari mata anggaran beberapa SKPD.

    "Itu dibagi ke beberpa SKPD seperti PUPR dengan jalan, DKPP dengan pertamanan dan perapian, terus DLH dengan kebersihan, Satpol PP dengan penertiban," tuturnya.

    Pemkab Bogor, kata Bambang, bakal memperbaiki akses jalan dari kawasan Sentul menuju Stadion Pakansari. Selain itu, dia menambahkan, ada pula anggaran dana untuk pembuatan videotron untuk ajang promosi Piala Dunia U-20. "Nanti akan ada Tugu Sport Center Pakansari," ucapnya.

    Khusus untuk renovasi Stadion Pakansari, Bambang menyebutkan, tim dari FIFA (Federasi Sepak Bola Dunia) telah menyampaikan beberapa catatan saat mereka berkunjung ketika proses biding Piala Dunia U-20. Menurut dia, catatan itu antara lain, pembuatan lift untuk penonton disabilitas, pembuatan jacuzzi berupa kolam air panas dan dingin, perbaikan lampu, penambahan sound system dan perbaikan toilet.

    "Semua disesuaikan dengan standar intenasional karena World Cup ini hajat dunia yang digelar di Pakansari," kata dia.

    Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyampaikan bahwa FIFA telah menyetujui enam stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20 tahun 2021.

    Menurut Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto, penetapan itu dilakukan setelah Sekjen PSSI Ratu Tisha mengikuti rapat koordinasi dengan FIFA di Swiss pada tanggal 17-18 Januari 2020.

    "Keputusan lainnya yakni pelaksanaan Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2021 di Indonesia akan berlangsung pada tanggal 24 Mei sampai 12 Juni 2021," kata Gatot dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 Januari 2020.

    Gatot menyebutkan PSSI telah mengajukan rencana pengunduran jadwal pelaksanaan ke Juli 2021 karena berdekatan dengan perayaan Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada tanggal 14 Mei 2021. Namun permintaan itu sulit dikabulkan karena kompetisi di Eropa dan Amerika sudah mulai bergulir.

    "Pada tahun 2020, Indonesia sudah harus mengadakan acara count down menjelang penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021," kata Gatot.

    Gatot menyebutkan enam stadion yang bakal digunakan yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara