3 Berita Bola Bursa Transfer Liga 1: Barito Putera, PSIS, Persib

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSIS Semarang, Muhammad Ridwan. (liga-indonesia.id)

    Pemain PSIS Semarang, Muhammad Ridwan. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, JakartaBerita bola pada Senin, 27 Januari 2020, diwarnai sejumlah perpindahan pemain di bursa transfer Liga 1. Ada tiga yang pindah atau memutuskan menandatangani kontrak baru dengan klub lamanya pada dua hari terakhir.

    Inilah ringkasannya

    Barito Datangkan OK Jhon

    Pemain bertahan naturalisasi asal Nigeria, OK Jhon, resmi bergabung dengan Barito Putera dalam mengarungi liga 1 Indonesia musim kompetisi 2020.

    Pemilik nama lengkap Onorionde Kughegbe Jhon itu menandatangani kontrak berdurasi satu tahun, demikian catatan resmi klub, Senin.

    OK Jhon didatangkan manajemen Laskar Antasari dari Kalteng Putra yang terdegradasi ke Liga 2. Pemain yang kini berusia 36 tahun juga telah malang melintang bermain di sejumlah klub di Tanah Air.

    Pengalamannya bermain di Indonesia, diharapkan manajemen bisa menjadi tambahan amunisi untuk semakin memperkuat lini belakang Barito Putera. Nantinya ia akan diplot sebagai rekan duet Cassio de Jesus.

    "Aku bergabung ke Barito ingin membawa klub ini lebih baik lagi, lebih solid, dan lebih berprestasi," ujar OK Jhon.

    Selain mengumumkan OK Jhon, manajemen Barito Putera juga memperkenalkan rekrutan barunya yakni Alexandar Rakic, dan Yashir Armando Pinto Islame. Total sudah ada tiga pemain asing yang menghiasi tubuh Barito.

    Sementara satu slot pemain asing, Laskar Antasari berupaya untuk mendatangakan mantan pemain Bhayangkara FC, Bruno Matos, untuk menggantikan sosok Gustavo Mermantini yang gagal bergabung.

    Selain pemain asing, mereka juga telah mengikat sejumlah pemain lokal seperti Ilham Udin Armayn, Kurniawan Karman, Delvin Rumbino, dan Ambrizal Umanailo untuk pengisi pos lini tengah.

    Barito juga akan diperkuat sejumlah pilar muda, bahkan beberapa di antaranya menjadi andalan timnas Indonesia muda yakni Bagas Kaffa, Bagus Kahfi, David Maulana, Kahar Musakkar, dan Yuswanto Aditya.

    PSIS Datangkan Muhammad Ridwan

    PSIS Semarang kembali memperkenalkan pemain muda untuk kompetisi tahun ini. Klub berjuluk Mahesa Jenar tersebut resmi mengontrak Muhammad Ridwan. Mantan penyerang Persela Lamongan tersebut diikat dengan durasi kontrak dua tahun ke depan.

    Ridwan merupakan rekan Egy Maulana Vikri di Sekolah Khusus Olahraga Ragunan Jakarta. "Semua pemain minimal kita kontrak dua tahun," kata Ketua Eksekutif PSIS, Yoyok Sukawai, di Stadion Citarum Semarang, Senin, 27 Januari 2020.

    Kedatangan Ridwan melengkapi talenta muda yang ada di skuad PSIS. Sebelumnya PSIS telah mempromosikan lima pemain dari PSIS U-20 dan tiga pemain dari PSIS U-18 untuk bermain di tim senior. Adapun pemain PSIS anyar yang berlabel Timnas U-19, Alfiandra Dewangga Santosa.

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat tersebut mengatakan musim ini pemain PSIS yang berumur di bawah 23 tahun berjumlah 20 orang. "Hampir 56 persen skuad PSIS merupakan pemain muda," sebut Yoyok.

    Dia mengungkapkan, dalam waktu dekat PSIS juga bakal mendatangkan lagi dua pemain lokal dan satu pemain asing. "Pemain asing arah kita merekrut Flavio (Beck Junior), tetapi nanti ada beberapa pemain asing yang ikut trial di PSIS," sebut dia.

    Yoyok mengaku tidak ingin terburu-buru dalam merekrut pemain asing. Berkaca dari musim lalu, beberapa pemain asing yang bergabung PSIS pada awal musim harus dilepas di tengah kompetisi karena performa tak memuaskan manajemen. Bursa transfer awal musim ini juga baru akan berakhir pada Maret mendatang.

    Pemain asing yang bakal bergabung, menurut Yoyok, akan menjalani tes fisik dan mental sesuai standar PSIS Semarang. Hasil tes tersebut diharapkan meminimalisir menurunnya performa pemain di tengah kompetisi. "Kita tidak mau seperti itu," ucap dia.

    Selanjutnya: Kabar Kapten Persib Bandung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.