Alasan Persija Jakarta Berani Kontrak Marc Klok Empat Tahun

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marc Klok. Persija.id

    Marc Klok. Persija.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub Persija Jakarta melakukan langkah beda saat mengontrak pemain baru asal Belanda Marc Klok. Tak seperti kebisaan klub Liga 1 umumnya yang kerap mengontrak pemain per musim, mereka mengikat pemain pindahan dari PSM Makassar itu selama empat tahun.

    Presiden klub Mohamad Prapanca mengatakan Klok menjadi salah satu pilar yang bisa memperkuat lini tengah skuat berjuluk Macan Kemayoran. "Semua sudah tahu bagaimana Klok selalu memberikan level tertinggi pada setiap pertandingan. Ini kabar baik bagi Persija Jakarta," ujar Prapanca, seperti dikutip laman resmi Persija.

    Dengan demikian, Persija sudah memiliki empat pemain asing untuk mengarungi Liga 1 Indonesia 2020, yaitu Klok, Marko Simic, Rohit Chand dan Marco Motta.

    Selain nama-nama itu, tim Macan Kemayoran juga sudah mengikat empat pemain lokal anyar, yakni Otavio Dutra, Alfath Faathier, Rafli Mursalim, dan Evan Dimas. Namun, Persija ternyata belum akan berhenti mencari pemain baru.

    "Klok bukan lah rekrutan terakhir kami," kata Prapanca.

    Marc Klok mengaku bangga dirinya bisa bergabung dengan tim sebesar Persija.

    Persija, lanjut pria berusia 26 tahun itu, adalah klub bersejarah dengan pendukung fanatik yang loyal, yakni The Jakmania.

    "Ketika saya bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno tahun lalu, saya menyaksikan Jakmania memadati stadion. Itu memotivasi saya untuk membantu Persija mengembalikan piala juara Liga 1 Indonesia ke Jakarta," kata pesepak bola yang sebelumnya merumput di PSM Makassar itu.

    Kedatangan Marc Klok membuat lini tengah Persija semakin padat dengan pemain-pemain berkualitas bagus. Di sektor gelandang, pemain kelahiran Amsterdam itu akan bahu membahu bersama Rohit Chand, Sandi Sute, Ramdani Lestaluhu dan Evan Dimas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.