Muncul Catatan Miring Soal Relasi Messi, Fati, Griezmann di Barca

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Lionel Messi dan Ansu Fati. Reuters

    Pemain Barcelona, Lionel Messi dan Ansu Fati. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada catatan menarik yang dibuat Marca saat Barcelona mengalahkan Levante 2-1 dalam lanjutan La Liga Spanyol pekan ke-22, Senin dinihari, 3 Februari 2020. Media Spanyol itu menilai Lionel Messi terhubung dengan baik dan nyaman dengan Ansu Fati, tapi tidak dengan Antoine Griezmann.

    Barcelona menurunkan trio Messi-Griezmann-Fati di laga itu. Fati di pasang di sayap kanan sebagai pengganti Luis Suarez yang cedera. Griezmann bermain di tengah, sedangkan Messi di sayap kiri.

    Fati memborong kedua gol Barca dalam laga ini. Keduanya berkat assist dari Messi.

    Marca menilai, Messi tampak mampu lebih "klik" dengan Fati. Keduanya sangat leluasa dan tampak nyaman saat saling mengumpan. Mereka melakukannya enam kali, masing-masing memberi tiga umpan.

    Hal serupa tampaknya tak terjadi antara Messi dan Griezmann. Padahal, dalam laga ini Griezmann menjadi penyerang depan atau titik fokus pengumpanan di depan gawang lawan. "Terlihat bahwa pemain Argentina itu memilih untuk lebih terhubung dengan Fati ketimbang Griezmann," tulis Marca.

    Media itu seperti hendak memberi bukti soal isu lama yang menyebutkan bahwa Messi dan Griezmann memiliki hubungan yang kurang harmonis di dalam dan di luar lapangan.

    Tulisan tersebut tak disertai tanggapan dari pihak Barca, terlebih Messi dan Griezmann. Namun, Fati sempat memberikan komentarnya soal kerja sama dengan Messi. "Saya sudah menghabiskan banyak tahun melihatnya bermain, berada di sisinya seperti mimpi," kata dia.

    Dengan dua golnya, Ansu Fati mencatatkan diri sebagai pemain termuda yang bisa mencetak brace dalam sejarah La Liga. Usianya baru 17 tahun.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.