Dijebol Odegaard Ditekuk Sociedad, Ini Rasa Sakitnya Real Madrid

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Real Madrid. Reuters

    Real Madrid. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Senjata makan tuan. Itulah yang dilakukan Martin Odegaard di Stadion Santiago Bernabeu, kandang Real Madrid, dinihari tadi, Jumat 7 Februari 2020, pada pertandingan babak perempat final Copa del Rey atau Piala Raja Spanyol.

    Pemain gelandang berusia 21 tahun itu dari Norwegia itu sedang dipinjamkan Real Madrid kepada Real Sociedad selama dua tahun. Adapun di Bernabeu dinihari tadi, Odegaard ikut menyingkirkan Real Madrid dengan mencetal gol pertama dari kemenangan Real Sociedad 4-3.

    Odegaard mencetak gol pertama pada menit ke-22 sebelum Alexander Isak memperbesar kemenangan Sociedad pada menit 54 dan 56. Marcelo Vieira memperkecil ketertinggalan Real Madrid menit 59. Tapi, Mikel Merino memantapkan lagi dominasi tim tamu menit 69.

    Real Madrid berusaha keras mengejar dengan dua gol beruntun yang dicetak Rodrygo dan Nacho pada menit 81 dan 90+3. Namun, dalam pertarungan seru pada masa injury time ini, tambahan waktu setelah 90 menit, bek kanan asal Spanyol, Andoni Gorosabel Espinosa, menjadi penentu kemenangan Real Sociedad pada menit 90+5.

    Dalam waktu tambahan yang diberikan wasit selama delapan menit itu, Andoni Gorosabel kemudian mendapat kartu kuning kedua yang otomatis diikuti kartu merah. Tapi, bermain dengan hanya 10 orang pada menit-menit terakhir, Real Sociedad masih menahan serbuan Real Madrid yang berusaha menyamakan kedudukan.     

    Pemain muda Real Madrid, Vinicius Junior, sebenarnya mencetak gol dalam babak kedua melalui sundulannya. Tapi, gol itu dianulir wasit setelah melihat hasil rekaman dari perangkat  video assistant referee (VAR).

    Adapun Odegaard yang bergabung dengan Real Madrid pada usia 15 tahun mendapatkan sambutan penghormatan dari suporter Madrid di Bernabeu, ketika Manajer Real Sociedad, Imanol Alguacil, menarinya keluar lapangan pada menit ke-64.

    Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, sudah membawa Madrid ke puncak klasemen sementara La Liga Spanyol musim 2019-2020 ini dan memiliki rekor bagus soal lini pertahanannya dengan hanya 13 kali kebobolan dari 22 pertandingan. Real Madrid juga tak terkalahkan dalam 21 pertandingan menjelang laga dinihari tadi.

    Hasil pertadingan babak perempat final Copa del Rey dinihari tadi, Jumat 7 Februari 2020, adalah untuk pertama kalinya Real Madrid kebobolan sampai empat kali di bawah asuhan Zinedine Zidane dalam lebih dari 190 pertandingan di antara dua masa kepemimpinannya.

    "Sakit. Kami harus jujur. Tidak ada yang suka kalah,” kata pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, soal pertandingannya melawan Real Sociedad pada Copa del Rey ini.(Meski (ketinggalan) 1-4, kami berjuang sampai akhir, tapi itu tidak mungkin. Kami harus mengucapkan selamat kepada lawan dan juga menerima kekalahan.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.