Persela Lamongan Datangkan Bek Macedonia, Jasmin Mecinovic

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persela Lamongan, Jasmin Mecinovic. (liga-indonesia.id)

    Pemain Persela Lamongan, Jasmin Mecinovic. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, JakartaPersela Lamongan kembali menambah pemain baru untuk menghadapi Liga 1 musim 2020. Mereka mendatangkan bek asal Macedonia, Jasmin Mecinovic.

    Pemain kelahiran 22 Oktober 1990 itu telah resmi berseragam biru langit, jersey kebanggaan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir. "Iya sudah teken (tanda-tangan kontrak) siang tadi," kata Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi, seperti dikutip laman Liga Indonesia, Jumat.

    Menurut Yunan, pemain berusia 29 tahun ini diikat Persela dengan durasi kontrak selama satu musim. "Tanda-tangan kontrak di Persela setelah tim pelatih merekomendasikan Jasmin. Tim pelatih minta direkrut ya kita [manajemen] rekrut sesuai kebutuhan tim," kata dia.

    Sebelum menandatangani kontrak, mantan pemain Melaka United yang terakhir kali memperkuat Fudbalski klub (FK) Podgorica telah melalui tes medis, di RSUD dr Soegiri Lamongan, pukul 8.10 WIB.

    Yunan berharap, dengan bergabungnya pemain yang sudah pernah malang melintang di kompetisi Eropa ini, akan mampu memperkokoh barisan pertahanan Persela musim 2020.

    "Harapan kita Jasmin selalu mengeluarkan permainan terbaiknya di Persela, dengan bergabungnya Jasmin juga bisa membuat pertahanan kita solid," kata Yunan.

    Setelah Jasmin bergabung, praktis Persela Lamongan hanya tinggal membutuhkan tambahan satu pemain asing lagi di posisi striker, untuk memenuhi kuota 3 pemain asing non asia dan satu pemain asing asal Asia.

    Sebelumnya, tim yang diarsiteki Nil Maizar ini telah merekrut gelandang asal Jepang, Shunsuke Nakamura, dan mempertahankan gelandang sayap asal Brasil Rafael Gomes De Oliveira.

    LIGA INDONESIA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.