Persib Kalahkan PSKC, Robert Alberts Puji Duet Luiz - Castillion

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Geoffrey Castillion. (persib.co.id)

    Geoffrey Castillion. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Persib Bandung berhasil mengalahkan PSKC Cimahi dengan skor 3-0 dalam laga uji coba yang berlangsung di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), kota Bandung, Sabtu, 8 Februari 2020. Wander Luiz dan Geoffrey Castillion berhasil mencetak gol dalam laga itu.

    Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengatakan kedua striker yang dimiliki Persib menunjukkan peningkatan penampilannya. Kombinasi antara keduanya mendapat sambutan positif dari Robert. Luiz mencetak dua gol masing-masing menit 16 dan 72, sementara Castillion menjebol gawang PSKC menit 25.

    "Kami bisa melihat bagaimana kedua striker bisa semakin terlibat dalam permainan, Luiz dan Geoffrey dalam transisi dan saya pikir itu momen yang bagus, mereka menunjukan perbaikan," ujar Robert setelah pertandingan usai.

    Robert mengaku senang melihat penampilan Castillion dan Wander Luiz di lini depan Persib. Keduanya menunjukan kombinasi yang berbahaya bagi pertahanan lawan. "Bagus melihat keduanya dan kami bekerja dengan baik sebagai tim," katanya.

    Selain itu, Robert pun mengaku takjub dengan kerja sama yang dilakukan ketiga bek tengah Persib dalam mengawal benteng pertahanan Maung Bandung. Ketiga bek tengah Persib itu yakni Nick Kuipers, Victor Igbonefo dan Fabiano Beltrame. Robert pun mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya secara keseluruhan.

    "Bagus untuk pemain karena penting bagi mereka merasakan laga selama 90 menit dan hari ini kami melihat kombinasi pertahanan yang baru antara Victor, Nick dan Fabiano, bagaimana mereka bekerja bersama dalam formasi yang positif. Ini indikasi yang bagus karena mereka menunjukan potensinya," ucapnya.

    Meski begitu, Robert tetap akan melakukan evaluasi terhadap penampilan anak asuhnya. Febri Hariyadi dan kawan-kawan memang sudah mampu menjalankan skema umpan satu dua dengan baik dan tidak banyak bermain individual, tapi ada banyak opsi yang masih belum dimaksimalkan anak asuhnya saat membangun serangan.

    "Kombinasi dalam melakukan satu-dua sentuhan, tidak terlalu banyak menggiring bola yang tidak penting dan mereka semakin bisa menemukan posisi yang tepat. Namun ketika kami menguasai bola, ada lebih banyak opsi lebih baik yang bisa diambil tapi kami belum menemukan itu," kata Robert Albert.

    AMINUDDIN A.S.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.