Madura United Vs Bhayangkara 1-1, Ini Kata RD dan Paul Munster

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Madura United.(instagram/@maduraunited.fc)

    Madura United.(instagram/@maduraunited.fc)

    TEMPO.CO, JakartaMadura United hanya bermain imbang 1-1 dengan Bhayangkara FC pada laga pertama Grup A Piala Gubernur Jatim  di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin malam.

    Sejak babak pertama, Madura United memang terlihat menerapkan pola menyerang. Skuad asuhan Rahmad Darmawan alias RD ini seringkali mendapatkan peluang emas tetapi belum membuahkan gol.

    Namun, karena keasyikan menyerang, "Laskar Sape Kerrap" justru kebobolan lebih awal.

    Pemain Bhayangkara FC Ahmad Jufriyanto berhasil menjebol gawang Madura United pada menit ke-33, sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk Bhayangkara FC.

    Tertinggal satu gol, Madura United langsung meningkatkan serangan. Tendangan Haris Tuharea mampu membobol gawang skuad The Guardian ini, dan skor berubah menjadi 1-1.

    Pada babak kedua, laga berlangsung di bawah guyuran hujan dan berkilat, namun Madura United tetap aktif melakukan serangan.

    Bahkan "Laskar Sape Kerrap" terlihat lebih mendominasi permainan. Hanya saja, tidak ada gol yang tercipta. Bahkan, Madura United nyaris kebobolan untuk kedua kalinya, namun masih berhasil diselamatkan oleh penjaga gawang Moh Ridho.

    Pelatih Madura United FC Rahmad Darmawan menyatakan akan kembali membenahi timnya. "Pertandingan tadi akan menjadi evaluasi kami, minimal sebagai modal awal untuk lebih baik pada pertandingan-pertandingan berikutnya," kata dia seusai pertandingan.

    Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC Paul C Munster menilai, laga pertama kali ini sangat menarik, karena timnya mampu menyamakan kedudukan di depan pendukung Laskar Sape Kerrap. "Ini modal yang bagus untuk pertandingan berikutnya," ujar Paul.

    Susunan pemain kedua tim:

    Madura United: Muhammad Ridho, Jaime Xavier, Fachruddin, Andik Rendika Rama, Marcho Sandi Merauje, Guntur, Syahrian Abimanyu, Brian Ferreira, Haris Tuharea, Greg Nwokolo, Alberto Goncalves dengan pelatih Rahmad Darmawan.

    Bhayangkara FC: Awan Setho Raharjo, Lee Won Jae, Ahmad Jufrianto, I Putu Gede Juniantara, Ruben Sanadi, Muhammad Hargianto, Teuku Muhammad Ichsan, Sani Rizky Fauzy, Renan Da Silva, Herman Dzumafo, Andik Vermansah dengan pelatih Paul C Munster.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.