Persib Bandung vs Barito Putera 2-1, Djanur Bicara Misi Tim

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman alias Djanur. (liga-indonesia.id)

    Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman alias Djanur. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Barito Putera harus mengakui keunggulan Persib Bandung dalam laga uji coba yang berlangsung di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa malam, 11 Februari 2020. Barito kalah 1-2 dari Persib dalam laga itu.

    Pelatih Barito, Djadjang Nurdjaman mengatakan tak masalah anak asuhnya kalah dari Persib. Ia menuturkan, dari awal misi yang diusung bukan mencari kemenangan tetapi melihat kesiapan skuadnya menyongsong kompetisi Liga 1 2020 yang akan mulai dihelat pada 29 Februari mendatang.

    Pelatih yang akrab disapa Djanur ini mengaku cukup puas melihat penampilan anak asuhnya dalam laga itu. Meski timnya banyak diisi pemain muda, Ambrizal Umanailo dan rekan-rekannya mampu meladeni permainan Persib.

    "Setelah melihat pertandingan tadi boleh dikatakan kami sudah siap menatap Liga 1 2020. Meski kalah, anak-anak sudah confident dan kompak, cuma menyisakan beberapa evaluasi yang harus kami perbaiki di sisa waktu," ujarnya seusai pertandingan.

    Ia menambahkan, mayoritas skuadnya diisi pemain muda. "Kami memang memiliki pemain muda, rata-rata usianya 18 tahun, tapi mereka bisa mengimbangi pemain yang lebih senior," katanya.

    Djanur yang sebelumnya pernah menangani Persib Bandung, menyanjung materi pemain yang dimiliki bekas tim asuhannya itu. Selain memiliki tiga pemain asing, Persib juga dihuni empat pemain naturalisasi. Mereka yakni Victor Igbonefo, Fabiano Beltrame, Esteban Vizcarra dan Kim Jeffrey Kurniawan.

    Setelah laga uji coba melawan Persib Bandung, Barito Putera berencana menghadapi Persib U-20. "Lawan berikutnya kami akan melawan Persib U-20 di Bandung," ucapnya.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.