Willian Jose, Target Barcelona untuk Gantikan Dembele yang Cedera

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bek Barcelona Gerard Pique, berduel dengan pemain Real Sociedad, Willian Jose dalam pertandingan Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, 14 Januari 2018. AP

    Bek Barcelona Gerard Pique, berduel dengan pemain Real Sociedad, Willian Jose dalam pertandingan Liga Spanyol di Stadion Anoeta, San Sebastian, 14 Januari 2018. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Willian Jose, pemain penyerang asal Brasil, tetap menjadi prioritas target Barcelona untuk memperkuat timnya setelah Ousmane Dembele mengalami cedera. Tapi, Real Sociedad memberi tahu kepada tim berjuluk Blaugrana itu bahwa harga transfer pemain berusia 28 tahun itu adalah 35 juta euro atau sekitar Rp 522,30 miliar.

    Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak penyerang Brasil tersebut, kedua klub dikabarkan sudah melakukan negosiasi sejak Januari lalu. Barcelona mendekati Real Sociedad setelah kesepakatan Barca dengan Valencia mengenai pemain Rodrigo Moreno menemui kegagalan.

    Barcelona baru bersedia membayar 23 juta euro ditambah bonus untuk bisa mendapatkan Willian Jose, yang juga diminati Manchester United, Tottenham Hotspur, Newcastle, dan West Ham.

    Presiden Barcelona, Josep Bartomeu, sudah tahu ia harus mengeluarkan 35 juta euro untuk mendapatkan Willian Jose dan melihat kemungkinan akan memberikan lampu hijau.

    Selain Willian Jose, Lucas Perez, Angel Rodriguez, dan Loren Moron juga dilirik Barcelona. Begitu mereka mendapatkan persetujuan dari Federasi Sepak Bola Spanyol soal transfer seorang pemain penyerang itu, mereka akan segera melakukan proses perekrutan.

    Pemain yang akan direkrut itu tidak akan bisa dimainkan Barcelona saat melawan Getafe pada Sabtu, 15 Februari 2020, tapi kemungkinan bisa diturunkan pelatih Quique Setien saat Barca melawan Eibar.

    MARCA | SKY SPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.