Datangi BOPI, Sriwijaya FC Adukan Tunggakan PT LIB Rp 3,4 M

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sriwijaya FC. (instagram/@sriwijayafc.id)

    Sriwijaya FC. (instagram/@sriwijayafc.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menerima audiensi dari PT Sriwijaya Optimis Mandiri selaku manajemen Sriwijaya FC. Kedatangan klub Liga 2 yang berbasis di Palembang itu mengadukan masalah kewajiban pembayaran kontribusi oleh operator Liga, PT Liga Indonesia Baru, yang belum terselesaikan sejak tahun 2017, dengan nilai tanggungan per 21 Januari 2020 mencapai Rp 3,4 miliar.
     
    Wakil Direktur Utama Sriwijaya FC, Hendri Zainudin, menjelaskan awalnya total tanggungan PT LIB sejak tahun 2017 senilai 4,6 miliar. Setelah beberapa kali mengajukan permohonan pelunasan per tanggal 21 Januari 2020 tanggungan sisa senilai Rp 3,4 miliar. Pembayaran terakhir dilakukan oleh PT LIB tanggal 21 Januari 2020 senilai Rp 200 juta. 
     
    Hendri berharap BOPI dapat memfasilitasi masalah tunggakan PT LIB. Sejauh ini manajemen Sriwjaya FC merasa pembayarannya kurang sesuai seperti yang diharapkan oleh pihak manajemen. 
     
    "Kalau perbincangan baik surat dan langsung sudah berkali-kali. Alokasi dana untuk bayar pemain tidak terbayar karena PT LIB tidak menjalankan kewajiban. Pihak Sriwijaya minta BOPI memfasilitasi masalah tunggakan ini. Kita lihat BOPI menaungi olahraga profesional, makanya kita mengadu," kata Hendri melalui keterangan tertulis, Kamis, 13 Februari 2020.
     
    Merespons pengaduan manajemen Sriwijaya FC, Ketua Umum BOPI Richard Sam Bera mengatakan pihaknya akan memfasilitasi masalah tersebut. Richard meminta kepada manajemen untuk memberikan data dukung yang detail terkait kronologis dan dokumen tunggakan. 
     
    "BOPI harus tahu terlebih dahulu detail masalah ini, makanya kita butuh data dukung. Kalau sudah lengkap, kita akan bantu push (dorong) penyelesaiannya oleh PT LIB," kata Richard.
     
    Richard menekankan BOPI senantiasa berusaha menata penyelenggaraan olahraga profesional dengan baik. Termasuk bagaimana seluruh klub dan operator menyelesaikan seluruh tanggungan. 
     
    "Kita akan bantu Sriwijaya FC dengan cara memfasilitasi atau memediasi penyelesaiannya dengan PT LIB. Tetapi bukan hanya Sriwijaya FC saja, tetapi juga semua. BOPI juga membantu semua termasuk klub, para pemain dan juga operator (PT LIB), agar olahraga profesional semakin maju, khususnya sepakbola profesional," kata Richard. 
     
    Pihak manajemen Sriwijaya FC sendiri menyanggupi akan segera mengirimkan kronologis detail dan data dukung yang dibutuhkan oleh BOPI.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Cucu Somantri mengakui lembaga yang dipimpinnya masih terjerat utang pembayaran subsidi klub-klub Liga 1 Indonesia 2018.

    Cucu menyadari hal tersebut dan menegaskan PT LIB berusaha untuk menunaikan semua kewajiban. “LIB akan menyelesaikan kewajiban kami sebelumnya,” kata dia, seperti dikutip Antara, Kamis.

    IRSYAN HASYIM
     
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.