Zidane Waspadai Motivasi Berlipat Ganda Manchester City

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester City Pep Guardiola memberikan instruksi pada Leroy Saneketika dalam laga lanjutan Liga Inggris melawan Watford di Stadion Etihad, Inggris, Ahad dinihari, 10 Maret 2019. REUTERS

    Pelatih Manchester City Pep Guardiola memberikan instruksi pada Leroy Saneketika dalam laga lanjutan Liga Inggris melawan Watford di Stadion Etihad, Inggris, Ahad dinihari, 10 Maret 2019. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memperkirakan motivasi bertanding Manchester City akan berlipat ganda menghadapi mereka pada babak 16 besar Liga Champions Eropa. Pertandingan pertemuan pertama akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 26 Februari 2020, dan pertemuan kedua di Stadion Etihad, Manchester, pada 17 Maret mendatang.

    “Mereka akan menjadi rival yang sangat-sangat sulit,” kata Zinedine Zidane. “Dengan apa yang sudah terjadi, motivasi mereka akan meningkat. Mereka memang lawan yang tangguh sebagaimana di Liga Primer Inggris. Mereka akan memiliki motivasi ekstra.”

    Manchester City belum pernah lolos dari semifinal Liga Champions. Selama ditangani manajer Pep Guardiola dalam tiga musim terakhir, City hanya sampai perempat final.

    Tapi, dengan skorsing dua tahun dilarang ikut Liga Champions mulai musim 2020-2021 dan sekarang ketinggalan 25 poin dari Liverpool di puncak klasemen Liga Primer Inggris, Pep Guardiola dan pasukannya dari Manchester City diperkirakan akan tampil habis-habisan atau hidup-mati di Liga Champions untuk mencetak sejarah menjadi juara pertama kali.

    Asosiasi Persatuan Sepak Bola Eropa (UEFA) menjatuhkan skorsing dua tahun buat Manchester City di Liga Champions. Pasalnya, mereka menemukan pelanggaran City terhadap peraturan Financial Fair Play. Peraturan dari UEFA ini adalah klub dilarang menghabiskan dana lebih banyak dari apa yang diterimanya dari pemasukan.

    Pelanggaran yang dilakukan City terkuak berkat  berita laporan investigasi Der Spiegel, majalah dari Jerman, Maret lalu. Majalah ini  menemukan nilai kontrak iklan dan sponsor di juara bertahan Liga Primer yang bermarkas di Stadion Etihad, Manchester tersebut, direkayasa lebih mahal dibandingkan harga aslinya di antara 2012 dan 2016.

    Tindakan rekayasa itu diduga sebagai upaya pemilik klub Manchester City dari Qatar untuk menggelontorkan uang mereka ke klub. Hal itu  sebagai sisasat untuk mengelabui aturan Financial Fair Play UEFA.

    Manchester City diberi waktu selama 10 hari untuk mengajukan banding terhadap hukuman yang diberikan UEFA itu.

    SKY SPORTS | BBC | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.