5 Hal Atletico Madrid Vs Liverpool: Trik Kotor atau Reds Buruk?

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JAKARTA - Liverpool mengalami kekalahan 0-1 yang mengecewakan pada pertandingan pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa melawan Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, Madrid, dini hari tadi, Rabu 19 Februari 2020.

    Para pemain Liverpool gagal mengamankan tendangan pojok lawam sehingga bola dimanfaatkan oleh Saul Niguez untuk membobol gawang kiper Alisson dari jarak dekat. Hingga babak kedua berakhir, pemimpin Liga Primer Inggris ini tidak mampu menciptakan gol tandang.

    Ada ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian dari bentrokan pada dinihari tadi:

    1. Awal yang Buruk bagi Liverpool
    Seperti tim-tim raksasa lainnya, Liverpool mugkin juga punya kelamahan. Ini terbukti, saat menjalani pertengahan musim yang sensasional di Liga Primer, juara Liga Champions musim lalu itu malah mengalami awal yang menyedihkan di Madrid, ketika mereka tertinggal di belakang dalam empat menit pertama.

    Sedangkan Atletico mencetak gol ke gawang Liverpool pertama kali saat menjadi tuan rumah. Sebuah tendangan sudut mengarahkan bola ke depan gawang Liverpool pada menit keempat. Pemain Reds lambat bereaksi untuk menyapu bola. Saul Niguez, gelandang Atletico, itu dengan cepat mnendang bola dari jarak dekat.

    2. Akting Kontroversial dari Atletico Madrid
    Tampaknya Atletico diberi instruksi khusus oleh manajer Diego Simeone untuk memperlambat jalannya laga, karena bintang-bintang Atletico itu sering jatuh di setiap kesempatan, terutama di babak pertama.

    Khususnya pada insiden Sadio Mane yang menerima kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap pemain Atletico, Sime Vrsaljko, dan lawan yang sama berusaha membuat Mane diusir. Untungnya wasit melihat pola tersebut, tetapi itu tidak menghentikan tuan rumah untuk mengulangi trik mereka pada babak kedua.

    3. Serangan terhadap Sadio Mane
    Memang, Sadio Mane memiliki awal permainan yang penuh aksi bersama the Reds. Pahlawan Anfield itu kembali ke susunan pemain stater setelah golnya sebagai pemain pengganti dalam kemenangan atas Norwich City beberapa waktu lalu.

    Mane bermain, lolos dari kartu merah, namun ia dipanggil dan digantikan oleh Divock Origi. Tidak pasti alasan keputusan itu diambil. Yang jelas dengan keputusan itu, Origi tidak membawa ancaman dan serangan yang sama seperti Mane.

    4. Malam Buruk bagi Jordan Henderson
    Setelah berhasil membawa the Reds meraih kemenangan di Liga Champions musim lalu, Jordan Henderson terbukti sangat penting dalam upaya mereka meraih kemenangan di liga kali ini.

    Namun, sayangnya, pertandingan tadi malam bukan pertandingan yang bagus bagi Henderson. Parahnya lagi, Henderson hanya bermain 10 menit lebih. Ia mengalami cedera dan tampak sangat tidak nyaman. Ia akhirnya digantikan oleh James Milner.

    5. Kritikan dari Andy Robertson
    Bek Liverpool itu mengomentari reaksi yang ditunjukkan oleh para pemain Atletico Madrid saat berhasil mengalahkan Liverpool, "Mereka merayakannya seolah telah memenangi semua pertandingan. Ketika mereka datang ke Anfield, mereka akan melihat penggemar kami ada di sana."

    Selain itu, Robertson juga mengkritik upaya-upaya yang dilakukan pemain Atletico itu untuk membuat Mane diusir dari lapangan pada babak pertama. "Mereka mulai jatuh hanya dengan sedikit bersentuhan," kata Andy Robertson.

    MIRROR | NURUL FARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.