Uji Coba PSS Sleman vs Persipura Terbuka, Tiket 10 Ribu Lembar

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eduardo Perez Moran (tengah) memimpin latihan PSS Sleman. Antara

    Eduardo Perez Moran (tengah) memimpin latihan PSS Sleman. Antara

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Laga uji coba PSS Sleman kontra Persipura Jayapura yang akan dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu 22 Februari 2020, akhirnya terbuka untuk penonton.

    Berbeda dengan uji coba pertama saat PSS menjamu Persib Bandung di Stadion Sultan Agung, Bantul pada 17 Februari 2020, yang berlangsung tertutup, laga melawan Persipura ini PSS Sleman jor-joran menyiapkan jatah tiket untuk penonton. “Total ada 10 ribu lembar tiket disiapkan,” ujar media officer PSS Sleman, Ardi, Jumat 21 Februari 2020.

    Banyaknya kuota tiket pada laga ini seolah menjadi jawaban atas kritikan pendemen Super Elang Jawa dari ordo Slemania yang sempat heran dengan tertutupnya uji coba PSS melawan Persib. Ketika itu, tim PSS yang kini ditangani Eduardo Perez Moran ditekuk tim besutan Robert Rene Albert dengan skor 2-0.

    Untuk menarik minat pecinta PSS merapat, tiket uji doba melawan Persipura dibanderol dengan harga lebih murah dibandingkan musim lalu. Penjualan tiket akan dilayani pada hari H pukul 10.00-16.00 WIB. Setiap penonton hanya boleh membeli maksimal tiga tiket.

    Harga tiket yang ditawarkan ada empat jenis yakni tiket biru yang sebelumnya Rp 80 ribu turun jadi Rp 60 ribu, tiket merah dari Rp 60 ribu menjadi Rp 40 ribu, tiket warna hijau dari 35 ribu menjadi 25 ribu dan untuk tiket anak anak dari Rp 20 ribu menjadi 10 ribu.

    "Kami berharap laga PSS vs Persipura ada penontonnya. Jadi biar penonton juga tahu, perkembangan tim sekarang seperti ini," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Manager PSS Sleman, Mochamad Eksan.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.