Komentar Widodo Setelah Persita Kalahkan Timnas Indonesia 4-1

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persita Tangerang Widodo Cahyono Putro menjawab pertanyaan wartawan usai timnya mengalahkan Timnas Indonesia 4-1 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat, 21 Februari 2020. TEMPO/Irsyan

    Pelatih Persita Tangerang Widodo Cahyono Putro menjawab pertanyaan wartawan usai timnya mengalahkan Timnas Indonesia 4-1 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat, 21 Februari 2020. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro, memahami kondisi pemain Timnas Indonesia yang mengalami kekalahan 4-1 atas tim asuhannya dalam laga uji coba di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Jumat, 21 Februari 2020.

    Menurut Widodo, para pemain Timnas menjalani latihan fisik dengan intensitas tinggi di bawah pelatih Shin Tae-yong. "Saya pikir mereka mungkin kelelahan atau mereka tidak mengejar kemenangan, apa pun hasilnya, ini sangat positif bagi kami menuju Liga 1," kata mantan penyerang Timnas Indonesia ini di Stadion Madya, seusai pertandingan, Jumat malam, 21 Februari 2020.

    Widodo yang berpengalaman sebagai pemain Timnas Indonesia ini mengatakan pemusatan latihan bagi skuad timnas jauh lebih pendek dibandingkan pada eranya. Ketika masih aktif bermain untuk tim Merah Putih, ia menjalani pemusatan latihan mencapai tiga bulan.

    Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memantau latihan skuat asuhannya di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memusatkan materi latihan untuk kekuatan fisik para pemain Timnas. ANTARA

    "Dengan intensitas fisik begini, saya juga berpikir apakah ini akan mengangkat performa mereka karena habis ini pemain kembali ke klub. Apakah di klub intensitasnya sama atau tidak? Saya juga tidak tahu, tapi saya tidak akan menyoroti itu," tuturnya.

    Widodo menambahkan ia mendukung penuh upaya terbaik yang dilakukan Shin Tae-yong untuk meningkatkan prestasi Timnas Indonesia. "Kita support siapa pun yang pegang, semoga timnas sukses," ujarnya.

    Menurut Widodo, PSSI memutuskan menggunakan jasa pelatih asal Korea Selatan itu tentu untuk meningkatkan performa Saddil Ramdani dan kawan-kawan di babak kualifikasi Piala Dunia 2022. "Kalau kita sudah manggil pelatih asing, progress harus bisa lebih dari pelatih terdahulu. Kalau sama saja, percuma," tuturnya.

    Dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G, Indonesia menjadi penghuni dasar klasemen dengan lima kekalahan. Hasil buruk itu membuat PSSI bergerak cepat dengan mengganti pelatih Simon McMenemy dengan Shin Tae-yong.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?